Hanya Satu Cara Untuk Mencegah Pembajakan

Pembajakan itu sama dengan mencuri. Mencuri itu berdosa dan berarti kita tidak bleh dilakukan.

Kebebasan Internet memang lebih dari sekedar bebas, apa yang kita gunakan di Internet itu tidak ada pandangan antara positif dan negatif. Jadi, kamu mengambil sesuatu dari internet tanpa memberikan syarat apapun. Karena Internet memang kelihatan kebebasan untuk melakukan apapun.

Revisi, Essay ini mengerti realitas Indonesia tidak bisa tinggal dari konten bajakan, masyarakat buruknya tidak sadar bahwa mereka sedang mencuri, ini sama saja egois, mementingkan diri sendiri, tanpa rasa apresiasi untuk seniman. Mereka termotivasi berkarya, karena masyarakat membelinya, jika kamu mengambil bajakannya, sama saja kamu menyakiti hati seoang seniman.

Secara pribadi. Aku pun masih mengunjungi website penyedia konten bajakan. Itu pun menjadi salah satu prioritas aku dalam aktifitas internet. Aku sangat ingin tahu apa musik terbaru dan aplikasi terbaru, akan tetapi aku juga harus memilikinya secepat mungkin. Jadi, website bajakan mempengaruhi aku dalam nafsu untuk memilikinya, karena sifatnya gratis dan elemennya memanjakan aku untuk bertahan di situ dan secara otomatis kita akan mencari konten lainnya. Semakin bertahan kita mengunjunginya, semakin banyak mereka menghasilkan uang dari iklan yang dipasang.

Kita sebagai pengguna aktif bajakan, nampaknya bangga. Komputer kita dipenuhi dengan konten — konten hiburan, sayangnya pada bajakan semua. Karena hampir penuh, saatnya beli hard disk alternatif penyimpanan. Komputer akan di katakan bosan oleh orang sekitarnya, jika tidak memiliki hiburan apapun di situ. Ada yang mengatakan seperti itu.

Koneksi internet hanya satu — satunya bahan untuk mendapatkan itu semua. Di tambah lagi dengan internet yang cepat dan kuota tidak terbatas. Itu akan menjadi berita bahagia pengguna internet seperti ini.

Penggunaan internet hanya aktifitas seperti ini saja, akan membuang waktu dan tidak mendapatkan manfaat apapun. Iya betul, kita membutuhkan hiburan, namun kita tidak perlu harus mencari konten bajakan, apalagi secara mengulang. Aku sendiri, konten hiburan yang aku dapat dari Internet hanya acara hiburan korea. Aku tidak pernah mengunduh film lagi, walaupun aku tahu sumber — sumber mana agar bisa mendapatkan film.

Jika ada saja orang yang sudah tahu, sumber konten gratis yang terpercaya. Mereka akan terus bertahan di situ. Di Indonesia saja, peredaran konten bajakan nampaknya kuat sekali. Kita tinggal menggunakan kata kunci yang mengundang ke konten gratis, mesin pencari sudah tahu apa yang kamu butuhkan. Itulah berita kemarin mengenai skandal dokumen di industri film Sony tentang kebenciannya terhadap Google, karena membawa penggunanya ke tempat konten bajakan.

Orang yang membagikan konten itu dan mengambil konten itu tanpa syarat apapun. Mereka sama saja. Aku tidak bisa menyatakan mana yang lebih menang dan kalah, karena para aktifis Internet merasa pembagian konten hak cipta secara cuma — cuma merupakan kegiatan yang tidak harus dipermasalahkan. Internet tidak memiliki pandangan untuk peduli pada siapa yang berkuasa. Kalau aku lebih berpihak kepada para senimannya.

Jika ingin internet menuju kebaikan, itu tergantung pada kesadaran diri kita masing — masing. Kalau memang kita menghargai karya — karya para seniman, belilah karya mereka. Menjadi orang munafik pun nampaknya bisa karena mengunduh karya bajakan, kamu mengakui menghargai karya mereka, akan tetapi tidak tertulis di faktanya.

Hanya itu satu — satunya cara untuk mencegah peredaran konten bajakan. Sadar diri. Coba kita bayangkan, seandainya kita yang menjadi senimannya. Karya — karya yang di lindungi hak cipta beredar luas di Internet, termasuk bajakannya. Apa sikap kamu terhadap itu. Tidak mungkin, kamu membiarkannya beredar luas secara cuma — cuma. Kamu pasti akan bersikap tegas. Era streaming musik digital saja, sebagian musisi tidak mempercayainya. Apalagi pembajakan, bakal lebih dari itu.

Itulah kenapa, sejak aku sering membuat karya seperti aplikasi. Aku sadar, kenapa para seniman kita tidak suka dengan orang seperti ini. Karena kerja keras mereka benar — benar tidak dihargai. Proses atau perjalanan mereka merasa tidak ditulis dalam sejarah.


Perbuatan untuk menghentikan dari para pengawas pencegahan pembajakan kelihatannya akan menjadi sia — sia. Mereka tidak akan pernah menyerah.

Orang yang bergabung dalam kegiatan megedarkan konten hak cipta di tempatnya, mereka tidak pernah lelah untuk terus mengupdate apa yang sedang terbaru atau yang sedang di bicarakan orang. Apa yang memotivasi kegiatan mereka ini mendorong visi internet yang belum nyata, bagaimana internet benar — benar merasakan kebebasan. Jika aktifitas saling berbagi mereka di ganggu, seperti pemblokiran, ancaman dari pihak pengawas atau penutupan. Mereka selalu punya jalur alternatif, karena komunitas mereka menguatkan websitenya agar tetap teguh.

Jika mereka demikian seperti itu, kita tinggalkan saja dan biarkan. Kita tidak bisa mencegah apa yang orang internet lakukan, kecuali merugikan pihak lainnya. Kerja sama di website pembajakan pun tidak merugikan antara dua pihak, tapi barang yang mereka jadikan kerja sama itu membuat pihak ketiga merugi. Perlakuan mereka terus diawasi, waktunya pasti ada. Thepiratebay saja masih bertahan.

Dan jika kamu merasa ingin mencegah pembajakan. Lihat diri kamu sendiri, apa yang selama ini kamu lakukan dan pikirkan baik — baik, kondisi apa yang kita dapat. Hanya cara itulah untuk mencegahnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.