Search and Hit Enter

Tanggung Jawab IoT untuk Keamanannya

Generasi internet selanjutnya adalah mesin yang bisa berkomunikasi satu sama lain. Dunia akan dipenuhi dengan alat — alat seperti ini dan mereka memiliki fungsi sesuai dengan kategori mereka.

Revisi, Essay ini adalah pengenalan Internet of Things, kekhawatiranku adalah keamanannya, karena Internet of Things akan tergeletak dimanapun, yang tidak akan kamu ketahui kesadaran. Sehingga itu juga akan memiliki efek samping – August 21, 2017

Internet of Things (IoT) memang diperuntukkan sebagai alat dalam zona pekerjaan, walaupun itu berat atau tidak. Kemungkinan juga, IoT bisa mengancam pekerjaan manusia, ya hampir satu jenis dengan robot.


Aspek yang bikin aku tertarik untuk membahas IoT adalah keamanannya, segi ini akan melahirkan berbagai pengembangannya, tidak sekedar teknik komunikasinya. Karena ini juga merupakan tanggung jawab, pekerjaan IoT adalah mengantarkan informasi dan mengolahnya menjadi kecerdasan dari analisa tersebut. Ini bisa menjadi kesempatan baru buat membahayakan sesuatu. IoT memiliki ruangan yang bebas dan dalam ruangan tersebut memiliki objek — objek untuk berinteraksi dengannya.

Proses pembobolan IoT memiliki tiga proses secara berturut, pertama dari fisik alat tersebut, kedua adalah komunikasi antara mereka dan ketiga adalah data yang dipegangnya.

Alat IoT relatif tidak memikirkan struktur fisiknya, karena ini bagian pertama untuk pembobol mengetahui identitas teknik alat tersebut. Dan solusinya adalah sebuah desain. Desain sini bukan untuk menjadikannya kelihatan keren, namun untuk melindungi isi alat tersebut. Belum lagi menyesuaikan dengan isinya, itu juga bisa menghambat mereka. Tantangannya terdapat di situ untuk memperketat keamanan alat fisik tersebut. Rekomendasi aku, bagaimana alat beserta isinya tidak diketahui identitas secara tekniknya, agar pembobol merasa ketinggalan zaman dan menjadi masalah yang lama untuknya. Untuk perlindungannya, kita bisa menambahkan kunci dengan sensor alarmnya untuk mencegah pembobolan.

Proses yang kedua adalah komunikasi, proses IoT ini sering disebut dengan M2M (machine-to-machine). Hal ini salah satu dari komponen keamanan yang pastinya paling penting. Sebagai jembatan antara alat tersebut, pembobol mungkin akan menjadi tukang fitnah antara satu sama lain di komunikasi alat tersebut dan penyebabnya mengalihkan pembobol memiliki akses tersebut. Pengembang harus terus mengawasi aktifitas alat — alat mereka.

Seringnya Pengembang manajemen bisnis menggunakan koneksi VPN jika menggunakan koneksi internet agar lebih proteksi, namun identitas tersebut bisa saja diketahui oleh pembobol jika pembobol sudah mengetahui identitas yang terdapat dalam alat tersebut dan akhirnya berhasil.

Ketiga adalah penyimpanan dan pengolahan data. Mulanya IoT menyimpan data sementara yang mereka dapatkan dalam lokal terlebih dahulu, setelah itu setelah ada notifikasi request data dari dasbor pengguna. Alat tersebut akan mengantarnya ke cloud atau server tersebut secara otomatis. Tantangan keamanannya adalah, bagaimana data tersebut sampai ke cloud mereka secara selamat. Pekerjaan ini pun tidak sekali atau dua kali, tapi berkali — kali. Yang mengantarkan datanya harus terlindungi dengan enkripsi dengan baik. Dan ini juga akan saling melempar antara pihak yang meminta (request) atau pihak yang merespon (response). Solusi ini biasanya pengembang menggunakan OpenSSL dimana koneksi alat tersebut dilapisi Transport Layer Security (TLS). Hampir semua perusahaan IoT menggunakan tahap ini, seperti Nest dan Phillips.

Peran pengguna biasanya menggunakan dasbor di web atau aplikasi di smartphone, di sini mereka menggunakannya untuk mengendalikan alat atau membaca data. Di sini juga bisa titik proses yang dimanfaatkan pembobol. Dengan melihat proses login untuk mengerti bagaimana identi fikasinya dan proses koneksi antara dashbor pengguna dengan alat tersebut.

Alat IoT beredar di lingkungan sekitar kita, biasanya kita menemukan di kota — kota dengan penduduk besar, salah satu yang populer adalah CCTV. Alat yang beredar tanpa pengawasan ini mesti kita perhatikan, apalagi alat tersebut memiliki koneksi sendiri. Internet tidak lagi di depan layar, namun internet sudah bagian dari kita.

Sebenarnya IoT, ide — idenya menyempurnakan jasa orang yang sedang dipakai atau permasalahan yang bisa diselesaikan dengan cepat, tanpa peran dari manusia. Dengan ini, seolah — olah IoT masuk dalam kehidupan ekosistem kita. Yang makanannya adalah aliran listrik, komunikasi mereka adalah internet, untuk bertahan hidupnya adalah enkripsi atau sensor, pekerjaannya melayani manusia dan hasilnya adalah pengolahan data.

Era kehidupan IoT sekarang, aku lagi prihatin dengan keamanan software yang terdapat di mobil. Struktur dan komponennya semua sudah dikendalikan dari software. Kemarin media Wired dan beberapa pengembang keamanan informasi mencoba mengendalikan mobil Ford secara jarak jauh tanpa di sadari pengemudi.

Mobil dengan pengendalian software, setiap komponennya memiliki sensor yang membaca mengenai kondisinya dan itu memudahkan servis mobil mengerti masalahnya apa. Pembobol mungkin lebih tertarik terhadap sensor — sensor tersebut, jika dia memainkan sensor pada rem, yang terjadi akan membahayakan pengemudinya.

Dengan ini, aku memberikan kesimpulan bahwa era keamanan informasi semakin menantang dan juga bisa membahayakan orang, jika kita tidak mendapatkan solusinya dengan baik.

Mencuri data kurang dapat perhatian di sini, namun merusak adalah peran utamanya dalam membobol.

Jika pembobol merusak kehidupan IoT, berarti telah merusak ekosistem manusia juga.

No Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: