Cara Membuat Facebook Page dan Optimalkan


Sebelumnya aku telah membahas bagaimana beriklan di Facebook, namun di situ banyak mengisyaratkan untuk membuat Facebook Page terlebih dahulu. Tutorial ini aku bakal menjelaskan bagaimana cara hingga mengoptimalkannya, agar Facebook Page memberikan kesan terbaik untuk ke depannya.

Langsung saja klik link ini untuk membuat Facebook Page, sebelumnya login terlebih dahulu ke akun Facebook Pribadi, Pilih sesuaikan jenis halaman denan hal yang sedan dijalani, bisnis lokal, perusahaan atau organisasi besar. Atau juga produk dari perusahaan itu sendiri. Komunitas, tokoh masyarakat atau artis serta jenis hiburan. Semuanya ada.


Setelah itu, kamu akan dipandu untuk mengisi dalam tiga tahap. Pertama, mengisi deskripsi perusahaan, kedua gambar profil dan kover dan ketiga kemungkinan lokasi sekitar bisnis atau interaksinya dan minat pemirsa. Dari tiga tahap ini, setidaknya Facebook bisa membantu mencarikan sasaran tepat.

Bagian Informasi Halaman Facebook — Kicikku

Selamat, kamu telah membuat Facebook halaman / Facebook Page. Sekarang, pertanyaan berikutnya adalah memaksimalkan dan mengoptimalkan, pasar Facebook permainannya semakin menarik dan sengit.


Berikan konten yang terbaik, kualitas dan viral.

Para pakar digital marketer dan sosial media selalu mengutamakan konten adalah kunci segalanya untuk menarik pemirsa, apalagi bersifat pesan penawaran. Pengembangan konten selalu menjadi ide yang tidak ada habisnya. Sederhananya, bagaimana mungkin suatu produk dengan satu tujuan bisa dikembangkan menjadi banyak ide konten untuk dibagikan di Facebook.

Pemirsa yang sedang menyukai halaman Facebook kamu selalu butuh konten segar dari halaman kamu. Konsisten harus menjadi prinsip sini, tidak hanya konsisten secara berkala namun konsisten dalam arti memberikan pesan sesuai visi dan misi yang diterapkan, tanpa kehilangan tujuan utama tersebut.

Ada riset baru mengenai kebiasaan pengguna Facebook, kini pengguna merasa terganggu jika halaman Facebook Page memberikan konten sebanyak 50 atau sekitar 48 per hari, itu bisa menyebabkan jatuh rating secara signifikan. Ini catatan penting untuk para orang — orang media. Karena pengguna Facebook butuh hal — hal kepribadian dari Timeline mereka.

Ada hal lain mengenai pembagian konten, khususnya jika itu beserta link. Rekomendasi Facebook, setiap link website harus memiliki tiga kriteria ini, judul halaman web, deskripsi dan gambar fitur. Ini mungkin juga akan berpengaruh sensitivitas emosional pemirsa dengan kontennya.

Coba promosikan halaman ke teman — teman dan grup terlebih dahulu..

Kini halaman Facebook sudah berisi konten — konten menarik, kini coba bagikan ke teman — teman dan grup di Facebook pribadi kamu, mereka bisa menjadi pelanggan palsu terlebih dahulu, mereka bisa menjadi teman feedback atau kesan bagaimana respons terhadap halaman Facebook.

Jangan langsung promosikan halaman Facebook tersebut jika belum memiliki konten, konten adalah kriteria pertama yang akan dilihat oleh pemirsa. Karena itu, teman — teman pribadi di Facebook tidak boleh merasa rugi terlebih dahulu setelah mereka menyukainya.

Tidak sekedar konten, namun bagaimana membangun pesan interaktif

Dengan konten yang diberikan, apakah sudah mulai memberikan keuntungan?, misalnya komen pertama kemungkinan sebagai pelanggan pertama. Hal ini juga harus dipertimbangkan, tapi jangan terlalu dipikirkan. Pemirsa Facebook hanya butuh sebuah cerita, cerita yang membangun kepercayaan.

Cerita berinspirasi, cerita yang memberikan ilmu, cerita yang bisa mengesampingkan penawaran kamu, cerita dibalik kesuksesan. Jadikan cerita itu menjadi visual, bakal lebih menangkap. Selain itu, Foto — foto kenangan yang bisa di-share di halaman, pemirsa bisa lebih percaya untuk membangun interaksi.

Kelihatan variatif jadinya kan, pemirsa tidak akan habisnya mengunjungi halaman kamu. Sosial Media Examiner membagikan beberapa contoh dari cara brand sukses dalam Facebook Marketing, di situ kamu bakal lebih mengerti bagaimana cerita dari konten yang dibagikan.

Berbagi konten video ternyata lebih cepat menangkap oleh pemirsa, apalagi kesan pertama gambar dan judulnya, bikin mereka gatal untuk melihatnya. Aku membahas ini di sesi Digital Marketing berikutnya, tentang Facebook Video.


Kita kembali ke fitur halaman Facebook Page.

Setelah menpromosikan halaman, konten beserta lainnya. Saatnya mencari tahu performa reaksi dari apa yang telah kita lakukan. Kita langsung saja melihatnya di bagian ‘Alat Penerbitan’, tidak semuanya bisa menjadi cerita kesuksesan ataupun kegagalan kamu, namun ini sudah menjadi bagian sejarah halaman Facebook kamu.

Oh iya, dari pengalaman pemirsa Facebook. pengguna mereka kemungkinan tidak akan melihat kiriman — kiriman kita yang lama, jadi agar pengguna tidak lupa dengan konten lama, bagikan kembali dalam waktu tepat yang kelihatannya konten baru bagi pemirsa dan ternyata mempengaruhi rencana ke depan atau suatu momen baru.

Alat Penerbitan dari fitur halaman Facebook — Kicikku

Apakah pemirsa sekedar menyukai?, apakah pemirsa turut menyampaikan kesannya di komentar?, apakah pemirsa justru ingin berbagi ke teman — teman mereka?. Inilah tantangan yang harus direncanakan, kalau para Digital Marketer sudah menjawab pertanyaan ini semua secara positif. Permainan halaman Facebook sudah kamu kuasai ternyata.

Intinya, setiap konten itu memiliki sebuah emosi jika ingin menarik hal itu semua dan juga jelas konsistensi pesan yang akan disampaikan.

Rincian kiriman beserta analisanya — Kicikku

Akan terus berlanjut perjalanan Kicikku terhadap strategi Digital Marketing, terutama Facebook, sebagai panduan digital bisnis terbaik terlebih dahulu. Klik link di bawah ini untuk cara beriklan di Facebook.

https://kicikku.com/cara-lengkap-beriklan-di-facebook-adverts-1bc80069ec82

Leave a Reply