Sumber Link dan Tulisan Blog, Bagaimana Penempatannya?

Ada masalah kecil dalam penulisan blog yang seharusnya menjadi perhatian kita. Penempatan link, metalink untuk menempatkan sumber ke website lainnya. Orang percaya dengan fakta yang kita tulis, apabila tulisan tersebut kita selipkan linknya, kebanyakan blogger menggunakan hal tersebut. Ini benar, tapi aku merasa aneh dengan penerapan ini.

Aku punya satu pertanyaan untuk ini.

Apa rela tulisan blog kamu, walaupun pembaca belum selesai, ternyata link yang kamu selipkan membuat mereka lebih percaya dan meninggalkan kamu begitu saja.?

Ini sebenarnya juga berlaku tata cara membaca artikel di internet masalah integritas dengan artikel kita, misalnya di suatu artikel itu memiliki banyak link. Mungkin pembaca akan kelihatan spontan mengklik link tersebut, semakin banyak, bisa saja mereka hilang fokus.

Aku sarankan sih, seharusnya link itu diletakkan di akhir tulisan, kita perlu mengusahakan pembaca sampai selesai terlebih dahulu, barulah dia menuju sumbernya. Sederhana saja dari kebiasaannya, karena pembaca web itu kebanyakan mata-nya scanning, belum tentu tulisan blog kita menjadi prioritas mereka untuk berhak dibaca. Berkat ini, aku jadi ingat buku berjudul What The Internet Is Doing To Our Brains: The Shallows, oleh Nicholas Carr.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.