Search and Hit Enter

Keraguan, Data serta Keyakinan

Data adalah benteng otoritas, benteng yang dibangun antara pejuang dan hasil yang dijuangkan, data selalu mencerna fakta dan hitungan dibalik bentengnya sendiri, dan pejuang mengikuti insting nya apa yang diinginkannya. Data kebanyakan sudah menghasut para pejuang ini dan mereka terlena meragukan rasa juang dan ingin bertahan.

Tentu saja tidak gampang, terpaksa harus menobrak benteng tersebut, hingga data ditaklukan oleh pejuang, bukan melihat gagal atau suksesnya.

Pejuang ini dikatakan ‘pejuang’, kalau dia berani mencobanya, negosiasi tidak akan berlaku, kalau pejuang ini sudah lemah untuk optimis, tapi perkelahian akan memicu jika pejuang ini yakin untuk tetap maju dengan ide nya. Hingga bagaimana hasilnya kelihatan.

Yang lemah terikat budidaya data akan diperuntukkan khusus, akan dimanjakan oleh data, selalu diperhatikan, data akan memberikan pejuang semua riset fakta yang diinginkannya dan data selalu punya panduan lebih, mengaku lebih yakin dan prediktif. Itu hanya pejuang yang banyak keraguan.

Aku terdorong menulis ini dari dua buku menarik di dunia bisnis, Competing Against Luck oleh Clayton M. Christensen dan The Icarus Deception, oleh Seth Godin. Buku mereka adalah buku yang membawa dunia seni menuju bidang inovasi, mereka mengambil poin penting, data memang fakta memperjelas suasana, tapi ikuti prinsip apa yang ada di dalam hati kamu dan tegaskan bahwa itu akan berhasil, jika di coba terlebih dahulu.

Kreativitas tidak berasal dari manajemen data, tapi luas bentang lautan dunia imajinasi mu.

Gagal, memang bagian suatu permainan, tidak bisa dihindari, tapi setidaknya kamu dilahirkan menjadi pejuang memiliki keyakinan.

No Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: