Nosaj Thing dan || Parallels ||

Mengenal produser ini, dari kolaborasi lamanya bersama Daito Manabe. Nosaj Thing, salah satu pilihan ku di eksplorasi musik eksperimental.

Nosaj Thing, berbasis Instrumental Hip – Hop, dengan label house-nya sendiri Tiberio. Tidak sedikit kolaborasi-nya dengan Chance The Rapper.

Pertama menikmati musiknya, dari album Fated, kolaborasi nya dengan produser lainnya, ga asing, seperti Whoarei, satu label dengannya. Chance the Rapper, Cold Stares, wajib di dengerin dari album ini. Favorit ku, sendiri Erase, seperti suara tepukan yang mengikuti nada melodi kepanjangan tanpa arah untuk berbelok, di tambah dengungan gelombang.

Musik – musik seperti ini juga menjadi pilihan playlist ku, Nosaj Thing adalah bakatnya Beat Maker, instrumental Hip Hop dilema. Sebagai produser, inilah eksperimennya bersama suara eksplorasi, berada di ruangan dengan visual atmosphere sedang bermain oleh permainan musik Nosaj Thing, bergaya lounge dan ingin satu kedudukan antara Jazz dan Hip Hop.

Sebelumnya aku tahu albumnya Drift tahun 2009, tapi aku tidak terlalu menikmati, karena masih beradaptasi dengan konsepnya, tidak jauh juga musisi terkenal seperti Tokimonsta, Flying Lotus, gayanya hampir sama dengan Nosaj Thing.

Itulah kenapa seniman Daito Manabe tertarik berkolaborasi dengan Nosaj Thing, permintaan musiknya bisa disamakan dengan motion seperti objek – objek natural saling mengenal, kata kuncinya interaksi perlahan – lahan.

2017 ini, kedatangan album barunya, Parallels, baru dua lagu U G dan All Points Back To U yang dibikin penasaran, kalau kamu kembali ke artikel ini tanggal 8 September 2017, kamu bisa menikmati sepenuhnya di profil Bandcamp-nya dan iTunes.

Mendengar di setiap albumnya, kelihatan sederhana. Seperti suara terompet tanda kapal besar ingin berangkat, seperti itu inisialnya. Mungkin aku mau revisi artikel ini, nanti ketika Nosaj Thing merilisnya.

Leave a Reply