Kenapa Apple Memasang Pemblokir Tracking Iklan di MacOS Terbarunya?

Apple tidak mau pengguna nya menjadi korban perusahaan data yang mengorupsikan uang para agensi iklan, pemain bisnis kecil, dan user – user, yang telah dibodohi dengan data – data impression tidak berguna.

Fitur ini bernama ‘Intellegence Prevention Tracking’, ini hanya bekerja di Web Browser Safari, tidak kelihatan di pengawasan kita.

Cara kerja nya, setiap website berbasis iklan akan memiliki tangga link, misalnya pengguna baru pertama kali masuk ke website itu, link – link tracking cookie tersebut akan menempelkan sesuatu di browser kamu, agar mereka mengetahui apa kebiasaan dan informasi pribadi yang bisa dimanfaatkan sana.

Jadi, begitu kamu mengunjungi website sama atau website lain berbasis iklan, sistem iklan sudah tahu dengan kebutuhan selanjutnya. Di sinilah Intellegence Prevention Tracking merespon, berusaha mencegah apa yang link cookies lakukan, link tracking iklan akan kehilangan arah, walaupun iklan tetap muncul.

Sistem Iklan digital, kepercayaannya semakin memudar, termasuk Facebook dan Google, perusahaan – perusahaan brand konvensional tidak bisa lagi menyamakan ekspetasi sales dengan investasi iklan digital. Layaknya ‘Bubble’.

Berbagai kasus bermunculan, populernya pemblokir iklan, zombie website mengambil manfaat clickbait, iklan – iklan beredar yang ternyata tidak dilihat manusia.

Apakah keputusan Apple bisa diambil pelajaran?, walaupun Apple tidak banyak mendiskusikannya, ini akan mengubah arah pandangan bisnis internet.

Referensi Link

Every Major Advertising Group is blasting Apple for Blocking Cookies in the Safari Browser – Adweek

Apple Right, Ad Industry Wrong – Adcontrarian