Meracik Tulisan Perjalanan Thinkpad

Orang – orang dengan budaya kerja di perusahaan di gedung tinggi – tinggi, adalah permintaan besar dari penjualan Laptop Thinkpad, walaupun harganya juga tinggi, seandainya mereka tidak melihat dari sisi uang, Thinkpad adalah sisi standar.

Jika pekerjaan ku hanya sebatas email, menulis, aku akan memilih Thinkpad, sebagai indikator ku menaikkan fashion profesionalitas diriku. Kembali lagi, sudahkah sukses untuk menggunakannya?

Sejarahnya hingga sekarang, yang memegang nama produk ini, ada dua perusahaan, pertama dirintis oleh IBM, sekarang dipegang oleh LENOVO. Dulu aku pernah menggunakan laptop Thinkpad dengan logo IBM ini, zaman SMP, bekas laptop punya ayah-ku, sangat tebal, sayangnya aku dulu meremehkan laptop Thinkpad, karena bekas aku anggap lambat, pikirannya ingin main game terus, dapatnya kualitas GAMEBOY.

Mengingat momen tersebut, justru aku ingin punya Thinkpad kembali, melancong kemana – mana, membawa Thinkpad X1 Carbon.

Dari cerita ini, kenapa Thinkpad bisa menjadi laptop kebanggan atau paket langsung orang – orang bisnis?

Sejarah merintis mereka?

Perkenalkan Ted Selker, sang Innovator TrackPoint ThinkPad

Ted Selker dibalik semua itu, adalah desainer dari teknologi dari laptop Thinkpad. Pada dasarnya, Ted Selker adalah innovator komputer, dimana interaksi input dan output adalah karya – karya termahal pada saat itu. Rapor – rapornya nya pada kisaran tahun 1999 bersama IBM, menunjukkan interaksi computing dan user-interface, bahkan sadar memikirkan Artificial Intelligence.

Kamu tahu keunikan dari laptop Thinkpad memiliki dot merah di tengah keyboardnya, salah satu ciptaan Ted Selker, sebelumnya bekerja di XEROX, dan mengembangkan interaksi mouse tersebut bersama IBM. Istilah formalnya, TrackPoint II: The In-Keyboard Pointing Device. Kamu harus mengunjungi website kronologis publikasi dan hasil kerjanya, ini inspirasi buat peran komputer sains selanjutnya.

Ketika IBM menjadikan Thinkpad adalah eksperimen sekaligus komersial bagaimana interaksi pengguna dan komputer yang mereka kembangkan. Ingat, IBM pada zamannya, menjadikan Thinkpad adalah inovasi prioritas mereka, ribuan pertanyaan, ‘apa maunya teknologi komputer untuk kehidupan sekarang?’, ide seperti ini sangat mewah dulunya, mereka merealisasikan rasa penasarannya, dari IBM Research Group.

Inilah sebabnya Thinkpad menjadi nama yang dikenang oleh orang – orang pelaku bisnis.

Perintis Thinkpad bersama Arimasa Naitoh,

Arimasa Naitoh adalah sekian ratusan karyawan produk enginner IBM juga salah satu pemegang kesuksesan Thinkpad, perjuangan sejarahnya telah dituangkan dalam buku ‘How Thinkpad Changed the World – and is shaping the future’. Sebagai teman merintisnya setelah bergabung IBM tahun 1970 lebih. Berkat beliau Arimasa Naitoh, IBM PC meraih pasar asia, dengan mendukung input bahasa China dan Jepang.

Walaupun identitas IBM Thinkpad itu sendiri dari Amerika, Arimasa bersama tim-nya banyak melakukan berbagai inovasi bidang computing di Jepang, waktu itu penanggung jawaban masalah pengembangan, berada di Jepang. Namun, tanggung jawab Arimasa bukan di situ saja, dari kolumn Bizjournal, Arimasa juga mengurus manufaktur di Raleigh, pembuatan keyboard di Kentucky, bahkan pemilihan warna Trackpoint pun antara warna merah kuat dengan magenta, juga masalah bagi dirinya bersama IBM.

Seharusnya aku membeli buku itu, sebelum menulis ini, agar tulisan ini lebih cair ke ceritanya.

Desain Industri Melihat ThinkPad

thinkpad-700c
Thinkpad 700C

Betulkah salah satu kesuksesan produk jika desain menunjukkan prinsipnya berasal dari konsistensi?

Desain bisa mengajarkan antara harga bernilai dengan kualitas itu seimbang, pengguna laptop Thinkpad adalah orang – orang sukses berkelas. Tidak ada yang sempurna dari kehebatan spesifikasi ini, justru konsumen suka melihat hal klasik dan vintage yang diterima oleh Thinkpad. Padahal Lenovo sekarang, ingin melekatkan masa depan tersebut, walaupun pada dasarnya sama dengan laptop Windows lain.

Kalau Apple tidak menghiraukan nilai rendah dibanding dengan popularitas laptop lainnya, berarti Apple sudah punya dunia sukses sendiri di Macbooknya. Sama halnya dengan Thinkpad, berasumsi kamu belanja mewah teknologi untuk kebutuhan bisnis.

Beruntung aku pernah merasakan keyboard pengguna laptop Thinkpad, walaupun kedengarannya seperti plastik. Keyboard laptop thinkpad seperti punya ruangan sendiri ketika menghempaskan ketikan, suaranya nyaman di dengar. Rasanya berat, kalau Thinkpad sengaja membuatkan keyboard ini tidak futuristik, terasa kendor tombolnya, dan ada tumpuan di pinggirnya, karena ini prinsip Thinkpad.

thinkpad-701
Thinkpad 701

Selain itu, walaupun sebagian orang tidak nyaman dengan Trackpoint merah bulat di depan, itu bukan berarti Thinkpad menolak pengaruh pasar. Thinkpad, tidak mau kehilangan pengguna setia-nya karena red-dot tersebut, itu sama saja mencoret sejarah sukses Thinkpad.

Thinkpad menggunakan prinsip desain, tim di balik layar mereka pun perlu inspirasi. Inspirasi tersebut tidak mengenal sebuah kecantikan, tapi mengenal kesederhanaan, kotak makanan Bento dari Jepang. Kotak hitam bento tersebut, membawa ratusan penghargaan dan kesuksesan besar, awal tahun 1992 – 1993, di produk pertamanya 700T, kebanjiran order hingga 100ribu lebih.

Apakah tim Thinkpad mereka sengaja tidak menunjukkan kelengkungan di produk – produknya, pemicu mereka berbeda dari perusahaan komputer lainnya, tetap menjadi Thinkpad di depan orang – orang yang ingin melihatnya menjadi Thinkpad.

Mirip kotak makanan Bento Japan, IBM Thinkpad 700C mendapat penghargaan dari Jerman, IF Industrie Forum Design Award Hannover 1993, dan Thinkpad 701 dengan keyboard sedikit lebar dari lebar laptopnya begitu dibuka, juga perhatian di IF Industrie Forum Design Award Hannover 1993.

Dibalik proses ini, ada desainer industri Jerman, Richard Sapper yang mengelabui, yang terkenal dari karyanya, adalah Espresso Maker-nya. Tapi hasil kerjaannya bersama tim Thinkpad, hingga tahun 2012, Thinkpad X1 Carbon, berhasil menyesuaikan konsep Ultrabook, tanpa berpikir flat. Beliau sudah meninggal di umur 83.

Masa depan, setelah 25 tahun

thinkpad-x1-carbon-ads
Thinkpad X1 Carbon – Lenovo

Lenovo mungkin tidak menampakkan popularitasnya, ini adalah termasuk pilihan. 2017, bulan Mei kemarin, Lenovo merilis Thinkpad 25 ‘Retro Thinkpad’ dalam rangka ulang tahunnya yang ke 25.

Dikembangkan oleh David Hill, sebagaimana VP dari Think Design dan User Experience, sekarang sudah berhenti dari jabatannya. Aku mungkin belum mengerti apakah, apakah kata ‘Think’ sudah dibuka oleh IBM dan diterapkan oleh Lenovo.

Karena akusisi perusahaan komputer IBM tahun 2005, tanggung jawab Lenovo, untuk lahir bersama dan membesarkan Thinkpad.

Kasus sekarang, Thinkpad Ultrabook, terkenalnya adalah X1 Carbon saja, sudah merilis lima generasi, bersaing lama milik Dell, XPS 13. Padahal, Thinkpad sendiri pun adalah masa krisis Lenovo, pilihan semakin banyak, tidak ada pemenang, tidak ada kalah, barang kebutuhan seperti komputer sebagian kecil bukan menjadi perhatian orang biasa, karena ini termasuk kebutuhan biasa.

Misalnya, popularitas laptop gaming yang menjadi perhatian besar di dunia gaming, tak bisa dihindari, walaupun harganya sama dengan Laptop berbasis budaya bisnis, cerita marketing-nya, apa pemain Thinkpad bisa mengadopsi untuk jangka panjang ke depan?

Ku harap, tidak meninggalkan jejak begitu saja tanpa seterusnya, NASA saja sudah bawa Thinkpad ke luar angkasa.

nasa-thinkpad
Thinkpad di tengah luar angkasa – NASA

Leave a Reply