Search and Hit Enter

Cara Penulis Menghasilkan Uang dengan Subscriptions

Bangga punya teman seorang Blogger, Penulis, Jurnalis dengan mental Entrepreneur, terus produktif, dengan kategori spesifik masing – masing, tanpa mengikuti popularitas.

Kegagalan dan kesabaran akan diuji cara menahan egois-mu. Yang penting, kamu selalu bangga dengan karyamu sendiri. Jadi aku berharap lewat kolumn ini, tidak sendirian berbisnis seperti ini, bahwa penulis di luar sana bisa menggunakan Subscriptions, istilah media ‘Paywall’.

Pertama, Indonesia sendiri masih jauh untuk mendapatkan sistem langganan, masyarakat kita dominan dengan konten gratis, bukan berarti cerita berakhir. Kita ambil suara minoritas saja, mungkin ada potensi di sini.

Dari yang aku kumpulkan, di mana subscription paling cocok untukmu?

Medium

medium-chance

Bicara publikasi paling nyaman untuk nulis, memang pilihan dari Medium, asal kamu tahu di platform ini, komunitas nya sangat bersatu, mantan petinggi Twitter, Ev Williams, sang pemilik. Awalnya kamu seorang penulis yang baru mendaftar Medium, selesai menulis artikel, kamu bisa ajukan ke beberapa publikasi ternama di sana atau menulis konsisten dengan invidualis-mu.

Tantangan ajukan ke publikasi ternama, kamu akan berinteraksi dengan Editor salah satu di situ, berikan kepercayaan kepada mereka, tulisan kamu akan dipublish di publikasi digital mereka.

Dengan ini, kamu bisa dapat kredibilitas dua kali lipat, dari menulis di Medium, sekedar tandain ‘tag’ dan ‘kategori’.

Cara kamu menghasilkan uang di Medium, dari tombol clap yang berada di samping kanan, semakin banyak orang menahan tombol tersebut, aku belum tahu bagaimana hitungan mereka bagaimana. Cerita fakta Medium, satu cerita penghasilan terbesar sampai 1000 dollar lebih.

Sayangnya, Medium dominan pembaca berbahasa Inggris, dan syarat sebagai penulis terbayar harus kontak khusus dengan partner program Medium.

Substack

substack-made-simple

Substack, platform yang lagi menjadi diskusi hangat untuk penulis saat ini, tim dibaliknya berambisius bahwa email adalah masa depan media. Siapa saja boleh mendaftar dengan potongan transaksi 10% dari bayaran langganan.

Penemu Substack terinspirasi oleh penulis analisis teknologi bisnis, Stratechery. Dengan model bisnis sistem langganan berbasis email, pembaca langsung meraih dengan prioritas khusus, penulis pun mendapat komisi secara terang – terangan, tanpa gangguan kualitas seperti advertising terprogram, merusak loyalitas tulisan.

Di kutip dari Poynter, media khusus jurnalisme, seorang Freelance dan penulis pertama Substack, Helena Fitzgerald sudah keluar dari pekerjaan nya, sekarang memanfaatkan produktifnya menulis surat kabar untuk memberships dengan timbal balik sesuai bayaran tiap bulan atau tiap tahun, sebelumnya dia tidak bisa rasakan ini ketika bekerja penuh sehari.

Sayangnya kamu harus memiliki akun ‘Stripe’ terlebih dahulu, Stripe belum berlaku di Indonesia, paling dekat hanya Singapore. Padahal ini salah satu favorit platformku.

Namun ada contoh surat kabar Substack dari Coconuts Jakarta dengan berbahasa Inggris, membahas jurnalisme khusus Indonesia, Indonesia Intelligencer. Juga penulis khusus membahas seputar China dari Bill Bishop atau penulis yang memutar otaknya dalam permainan NBA.

Investasi sendiri dengan WordPress dan Woocommerce

Cara Penulis Menghasilkan Uang dengan Subscriptions - KICIKKU
Kinfolk menggunakan WordPress dan Woocommerce untuk Subscriptions-nya

KICIKKU sendiri menggunakan WordPress dan itu juga tidak mudah mengelola, selagi WordPress menyediakan layanan lainnya, aku bisa fokus menulis, WordPress termasuk fitur terbuka yang bisa ditambah apapun.

Untuk membangun sistem Subscription, kamu harus memasang Woocommerce di WordPress hosting kamu atau khusus pengguna WordPress.com Business, tanggunan bayar langganan harus dipilih lagi, bayangkan bayaran otomatis kemampuan ku hanya dapat Paypal, itupun masih kurensi Dollar. Jadi aku letakkan pembayaran manual seperti Transfer, juga memanfaatin digital payment milik Indonesia.

Termasuk ribet, bagusnya kamu punya akses modifikasi penuh. Setelah mendapatkan Woocommerce, agar kamu bisa mengunci beberapa pilihan konten, akses khusus untuk anggota langganan, kamu butuh investasi WooCommerce Memberships, harganya 1 Juta lebih. Itu pun belum berlaku dengan urusan pembayaran, urusan tersebut harus dibuat di halaman khusus dengan deskripsi bagaimana pengguna berlangganan.

Sebenarnya satu lagi WooCommerce Subscriptions, itu adalah fitur untuk menjual produk dengan sistem tagihan berjangka waktu.

Menurut ku cara WordPress yang masih bisa berlaku di Indonesia.


Masing – masing memiliki kelebihan dan kelemahan, keseluruhannya tergantung dengan niat dan komitmen-mu. Lebih dari itu, kamu bisa memiliki banyak cara dengan kreativitas masing – masing, contoh kecil seperti Blockchain yang berada di Brave Browser juga ingin mendukung para Creator.

%d blogger menyukai ini: