Masih bertanya – tanya, kualitas apa yang dipandang dari menulis surat kabar, proses menulis dengan harapan ‘menulis cerita pendek’. Harapannya perlu kembali kepada pembaca, suatu saat dimana tiap minggu harus menjadi informasi berkah,

aspirasi dan hal – hal yang tidak terduga sebelumnya, bisa menjadi keputusan berikutnya. Barang kali aku sudah menulis kecemasan ini di beberapa artikel, sadar untuk belajar kembali.

Minggu ini aku menemukan beberapa platform kreatif cenderung menyinggung sosial media dengan permainan data-nya, salah satunya Are.na, ambisi bahwa manusia normal masih bisa berinteraksi secara sehat di Internet.


Alur Pengembangan 5G milik Huawei

Drama dari pengembangan 5G dan Huawei, adalah takutnya ancaman Amerika terhadap pengembangan mereka dalam, yang nyatanya sudah menguasai pasar global. Sebagai produser terbesar alat – alat networking dan juga supplier untuk Operator dari seluruh dunia.

Huawei sangat agresif memberatkan investasi-nya, dibandingkan Qualcomm dari Amerika dengan kisaran $5.1 Billion dan Nokia dari Finlandia $.4.9 Billion.

Huawei sendiri memiliki 10 persen patent dari pengembangan 5G dunia, dengan menghabiskan 600 Milliar Dollar US, berbeda dengan Nokia $5,1 Billion dari Finlandia, dan Qualcomm $4.9 Billion dari Amerika. Dan pendapatan Nokia 26 Milliar Dollar US dan Erricson 24 Milliar Dollar US Billion dari Swedia, jauh bersama Huawei $92 Billion, sesuai kutipan artikel Bloomberg Businessweek.

Huawei, Ancaman Baru Teknologi Amerika

Amerika Tidak bisa tinggal diam, seperti Donald Trump menghalangi pembelian perusahaan Broadcom Singapore terhadap Qualcomm. Perusahaan privasi ini sudah melipatgandakan pendapatan mereka, dari perhatian publik di perusahaan regular seperti Facebook, Amazon dan Apple.

Status privasi tersebut sudah meninggalkan jejak masalah dari dulu, jika Huawei mengambil supplier di beberapa operator Amerika, apalagi. Washington menyadari, ini bisa pemanfaatan pemerintahan China untuk memasang backdoor untuk mata – mata di teknologi Huawei. Ya Komite Investasi Luar Negeri United States, ‘Ini menimbulkan konsekuensi negatif untuk keamanan nasional’.

Dari artikel Businessweek, White House khawatir telekomunikasi Amerika karena terhalangi finansial untuk fondasi koneksi sendiri, bisa – bisa China memasang teknologi tersebut, tanpa kebijakan Washington

China sangat kompetitif demi raksasa, memblokir Twitter dengan lokal Weibo, memblokir Google atas privasi, saling melempar dampak. Fondasi teknologi akan mencakupi sebuah budaya, China sederhana bisa memulai dari aspek tersebut, Huawei pemegang raksasa adalah pemanfaatan China. Perusahaan Amerika ditangkal masuk ke China, hebatnya China begitu tegas berada di negara luar, apalagi asia.

Alasan Huawei sukses kapital pemimpin supplier networking dunia, pilihan harganya selalu alternatif untuk enterprise. Alternatif, pilihan kedua, bukan pandangan Huawei meremehkan standarisasi infrastruktur, kepercayaan dan narasi. Jika saja Huawei sudah satu – satunya retail Asia, Eropa di tempat sendiri, US pun menembakkan diri, cerita ini tidak akan laku tanpa konflik.

Keistimewaan Huawei, alternatif selalu pilihan.

Fakta Tentang 5G

Kecepatan 5G lebih cepat 200 kali lipat dari LTE

Fleksibilitas 5G, bukan perbandingan kecepatan antara 4G, universalitas.

Satuan satelit 5G sebesar kotak Pizza

5G akan menjadi alat komunikasi Self-Driving Car, Smart City dan beberapa inovasi kesehatan, kemampuan Huawei.

Ditargetkan, 2020 adalah industri komunikasi 5G.

Huawei sudah meluncurkan chip 5G pertamanya, Huawei Balong 5G01 chip – “Solusi kapabilitas antara koneksi, devices dan infrastruktur” – Theverge


Berkah Afiliasi Marketing Facebook

Artikel dari Bloomberg lagi, ini benar menggantikan isu Cambridge Analytica, karena mengambil kesempatan Facebook bisa menjadi pintu potensi lagi. Tapi ku perkenalkan terlebih dahulu, Robert Gryn, pengusaha berperilaku Christian Bale di American Psycho, personal Internet dengan membudidayakan sebagai pengusaha dengan hidup santai, dia adalah contoh kesuksesan Afiliasi Marketing Facebook.

Sebagai salah satu orang terkaya di Polandia, dia memasang banner panjang untuk mengajak komunitas juga ikut serta membangun Startup di Eropa, bersama perusahaannya Codewise.

Perkenalan dari Afliliasi Marketing Facebook, sistem ini sosial media ini paling cocok untuk mengelabui orang, pengguna yang berstatus tidak tahu apa – apa masalah etika berteknologi, akan mudah terpengaruh, dan mau mengeluarkan uang untuk campaign yang tambah memakmurkan para pelaku investasi, ‘sebenarnya bukan kebutuhan utama kita’.

Mengiklankan ke Facebook, sama saja investasi, berada di zona bermain untuk menusuk privasi mereka, dari sisi kemanusiaan.

Sisi Bisnisnya, harapan seperti Robert Gryn bisa kamu ambil, katanya ‘Seperti menggali emas’, aku rasa orang – orang seperti ini sudah banyak, di kota Berlin, diadakan tiap tahun Forum-nya Stack That Money. Robert Gryn, termasuk selebriti bisnis ini.

Kualitas Tidak Selalu dari Ternama

Karena Facebook adalah pasaran luas untuk berbisnis, produk – produk mengejutkan yang bahkan lebih parah dari negosiasi konvensional, bisa berada di Facebook’.

Robert Gryn sendiri pernah mengiklankan ‘Free iPhone’, undian perlu mensyaratkan bayar $1 Dollar untuk kesempatan menang lebih, jika peserta undian lebih dari 1000 pengajuan, bentuk persuasif kecil seperti ini hanya bekerja di Internet, dengan modal iPhone dan periklanan Facebook.

Ini kreativitas baru cara memanfaatkan nafsu orang, ikut serta dalam penjualan produk Facebook.

Cara Memulai Afiliasi Marketing Facebook

Sebagai afiliasi marketing terkini Facebook, kamu harus memiliki pemain teknologi terdepan yang mengerti pengembangan Facebook, Afiliasi Marketing sendiri adalah jembatan mempertemukan pelanggan untuk mempromosikan produknya dengan Pasarnya.

Pelajaran dari Robert Gryn sendiri mengotomisasi Marketing tersebut sebuah sistem, Software, pelanggan tinggal menggunakan software tersebut. Uang akan berjalan sendiri sesuai, tidur pun bangun – bangun ratusan juta sudah di tangan. Mungkin aku akan membahas ini di tulisan blog selanjutnya.


Prinsip ‘New Power’

R1412B_B1
New Power – Harvard Business Review

‘New Power’ adalah suatu ajaran atau teori bagaimana cara sukses dan bertahan hidup di budaya mudahnya komunikasi ini, di kategori apapun.

Berantah niat-mu mau jahat atau baik, ‘New Power’ adalah suatu prinsip yang dikembangkan oleh penulis Jeremy Hermans dan Henry Timms, dengan buku terbarunya ‘New Power: How Power Works in Our Hyperconnected World – and How To Make It Work for You‘.

Perkenalan New Power

Setelah ku mengerti dari artikelnya di Harvard Business Review, New Power adalah sebuah kejutan, tanpa ada formalitas, tiba – tiba membuat suatu pengaruh yang akan mengajak kebersamaan, grup ataupun keuntungan bisnis. Cenderungnya Millenial yang menikmati momen ini.

Ada empat arah kompas dari ‘New Power’ Tersebut, Castles, Connectors, Cheerleaders, Crowds. Semua berhubungan antara modal ‘New Power’ dan ‘Old Power’, seperti Facebook menggunakan modal ‘New Power’ dan nilai dampaknya berada di Old Power’, itu di arah Connectors.

Airbnb berada di arah Crowds, dengan modal ‘New Power’ dan dampak ‘New Power’, sama juga dengan prinsip Startup sekarang, mengambil suara dari mana pun.

New Power, Bukan Berarti Digital

Penulis menyebutkan berada di dunia digital bukan berarti kamu berada di sisi ‘New Power’, New Power berkekuatan partisipasi dan transparensi, nilai tukarnya tidak perlu mewah, semua hanya dimulai dari nol atau kesederhanaan, mengajak peran dari manapun. Seperti pemain kekuatan lama Nike, mengajak pelanggan dan membuat kompetisi desain sneaker sendiri, hingga menjualnya, contoh dari memicu ‘New Power’.

Digital adalah penempatannya saja, tinggal sebagai Kreator atau pemain utama mengisinya. Bahkan penulis yakin ‘New Power’, melebihi nilai konsumsi. Begitu kamu sudah bermain di sini, ‘New Power’ akan mengubah realitas aturan permainan, untuk kemenangan dirimu sendiri.


Aspirasi Minggu Ini

Jalan – jalan sambil bekerja tanpa meninggalkan tugas, bisakah dibuktikan untuk dirimu – CBS Boston


Platform seni dan musik Ghostly mengubah wajah desain webnya, suasana klasiknya web, dikembangkan olehi studio LA Folder Studio

‘Sebagai desainer, kita harus sensitif untuk susunan polanya, apalagi untuk proyek arsip ini.’

Studio Folder Studio berbakat membuat publikasi seni digital, seperti East of Borneo dari LA.

east-of-borneo-filled


Anna Wintour akan mundur dari Vogue musim panas ini – The Fashion Law

‘Pergantian dari Anna Wintour, 68 – yang sudah memegang tiga generasi di pengaruh terkuat Fashion saat ini, .. rumornya di jabatan Vogue akan berganti di bulan July?, bisa saja dari British Vogue Edward Enninful.’


Apa alternatif sosial media seperti Ello, tanpa pengaruh privasi data, berada di dunia sendiri, mungkinkah dari suksesnya – The Vox

‘Aku merasa buruk dengan Facebook, sedih ini bisa terjadi, tapi Facebook itu perusahaan resiko tinggi, dengan jutaan data dunia situ?, susah untuk bertanggung jawab dan menanganinya’.


Prediksi Ben Thomspon setelah Microsoft merevisi organisasi Windows-nya dibagi antara Cloud dan layanan Servis

‘Tetap, ini kelihatan tidak mungkin, karena Windows masih bagian besar bisnis ini, apakah Market masih toleransi dengan jalan ini. Misi Nadella sudah lebih tertantang kalau ini mungkin bagi jalannya.’ – Ben Thompson


Pertama kalinya angka aplikasi App Store turun di tahun 2017 – Theverge

‘Penurunan bisa terjadi akibat inisiatif Apple membuang Aplikasi yang tidak lagi mendukung iPhone terbaru, dan tidak memenuhi kebijakan App Store.’


Aku bisa ikut – ikutan apa yang terbaru dari dunia Sneaker, Virgil Abloh x Nike Air VaporMax ‘White’ tanggal 14 April 2018, jadwal cop, semoga Nike Indonesia berlaku juga ya.

Terima kasih, 06 April 2018

SaveSaveSaveSaveSaveSaveSaveSaveSaveSaveSaveSave

Posted by:Firasraf

Based on Indonesia, designer, iOS Developer, and Art Books Dealer