Search and Hit Enter

Sabtu, 26 Mei 2018

Saatnya Ecommerce menaikkan derajatnya, memikirkan inovasi brand mereka, berikan kesempatan untuk desainer dan pengembang web meracik kemewahan tersebut, sehingga kamu berbeda di antara toko lain.

Ini blog kedua mengumpulkan link budaya inovasi, semoga selalu konsisten!

Masalah pelanggan, loyalitas siapa peduli, orang pintar yang pandai memilah di mana komitmen di mana potongan harga.


Screenshot-2018-5-24 King Partners

Terinspirasi dari studio desain firma King & Partners, fokus untuk bisnis fashion, hospitality, luxurious, architecture, mereka punya pasar digital sendiri. Membaca profile mereka di SURFACE Magazine, antara dua founder sudah punya pengalaman karir di Fashion.

Seni Ecommerce lainnya dari Sagmeister & Walsh, Jessica Walsh, Sorry I Have No Filter,  mengangkat suara perempuan menjadi pemimpin kreatif.

sorry-i-have-no-filter

Semoga Indonesia pandai memikirkan investasi ini, daripada numpang toko di tempat orang lain, kenapa tidak buat sendiri, percuma Internet maunya luas, ujungnya mengungsi.


airbnb-liveboard-corp

Airbnb merilis font sendiri, bernama Cereal. Airbnb selalu punya kenangan indah di hadapan industri teknologi, sebagai pemerhati desain. Mereka terbuka soal proses dan tools. Sekarang mereka bekerja dengan studio Typography Daltoon maag, untuk di mana media Airbnb universal hingga iklan billboard.

Kesimpulan

‘Typography pengaruh untuk pesan yang kuat juga dan ekspresi untuk interface’

‘Type bisa kelihatan menarik dengan ukuran kecil, dan jika tingkat bobot Type terlalu tipis lama – kelamaan menghilang, jadi kami fokus seimbang antara tidak terlalu tipis dengan tidak terlalu tebal’, walaupun Type ini konsepnya melebar, atau ku anggap ‘jiwa muda’

Baca juga proses pembuatannya

Kabar lainnya, Airbnb merilis fitur media Stories untuk travelers membagikan momennya – TechCrunch, belum rilis publik, masih undangan, kabarnya akan rilis minggu ke depan


Ini komik debutnya tahun 1933 bernama The Nancy, sang Creator Olivia James mengadaptasi lagi generasi sosial media, dari bahasanya ku rasa ‘menyinggung’ realitas sekarang. via MAEKAN Briefing, kamu harus subscribe.


Masa Depan Musik Gagal di Cerita Sendiri

failed-futures-of-music

Sejajar daftar sejarah musik, tidak semua antara realitas mengatakan iya, industri mengatakan tidak, jawabannya tersusun oleh Red Bull Music Academy Daily, Failed Futures of Music

Memalukannya, tahun 1950 dari publikasi Associated Press, tentang apa yang akan tetap eksis dan tidak di tahun 2000 ke depan, salah satunya siaran Radio akan mati,   dari pernyataannya ‘Siapa lagi yang mau menikmati siaran yang tidak bisa dilihat’.

Personel Band KISS di tahun 2016 memprediksi rap akan mati, ‘sesuatu yang baru akan muncul’. Sekarang siapa yang selalu menjadi penguasa popularitas musik zaman kini?


Kolumn Fashion

Balenciaga
Balenciaga

Apa Makna tumbuh pesat dari brand Balenciaga?, sehingga kategori laki – laki senang berbelanja mewah dari perempuan, untuk pakaian sehari – hari – The Fashion Law

[ONLY HYPE] 9 Juni, Adidas Yeezy 500 “Super Moon Yellow” – HighsNobiety

Highs Nobiety lainnya, kamu harus sadar ketika menjadi Hypebeast, niatnya cuma ingin pamer brand mahal?

No Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: