Search and Hit Enter

Adidas Yung dan Sneaker-Daddy

Sejak generasi Balenciaga Triple S, Sebagian Brand menghidupkan kembali asal – usul Sneaker-Daddy, dan pengaruh di ledakan Streetwear, termasuk yang mewah, termasuk menjadi absurd.

Giliran Adidas eksis bersama Adidas Yung, inspirasi sejarahnya bersama Adidas Falcon Dorf 1990, hadir dengan warna Orange kuat serta merah putih, old school, chunky runner. Beberapa Ecommerce dan lingkaran pasarnya merespon antara agresif dan tenang.

Awal investasi dunia Streetwear, film Jepang dengan aktor mengejar sesuatu, romansanya, aksinya, di tengah keramaian jalan kaki sepanjang pasar Tokyo, dengan sepatu putih klasik Sneaker berlari, interaksi orang tahu sepatu ini tidak asing baginya, bahkan meremehkan, ‘Siapa lagi yang gunakan sepatu konsep tua begini?’

Beberapa sukses dari Sneaker Daddy, Yeezy Blush dengan Yeezy Wave Runner 700 Solid, perumpaan Adidas membawa ide Kanye West. Secara personal, Yung adalah favoritku untuk Sneaker Daddy. Enaknya, standar tinggi pakai Triple S.

Belum lagi kiblat kolaborasi Alexander Wang x Adidas, sedikit mobilitas Sneaker-Daddy, juga kasar untuk dilihat, Farfetch punya koleksinya. Kapan lagi kita bisa melihat bahwa Streetwear bisa berbelok dari masa depannya?, hanya Sneaker-Daddy yang berani

 

No Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: