Search and Hit Enter

Cara Typography Mengerti Rasa Mewah

Persembahan perdana KICIKKU Suite …

Dari perjalanan eksistensi desain web sekarang, desain firma sudah pandai beradaptasi dan menguasai, pertama Typography, komponen ini identik untuk mempengaruhi apakah Brand ini masuk kategori mewah atau tidak?, dan proses dengan kelahiran baru.

Sang Client sangat sensitif dengan jeli produknya, dari manufaktur, produksi hingga sampai di tangan konsumen, mereka ingin punya kredibilitas status premiere. Seandainya, posisi kita sebagai desainer. Apakah komunikasi tersebut akan terjun ke nilai mewah?

Menjadi pemilik studio desain, Client pun perhatikan ini desainer punya penguasaan konsep di mana. Ada Studio desain yang professional di bidang Fashion dan Arsitek, ada studio desain yang professional di Arsitek dan publikasi arsitek, dan ada studio desain professional di bidang fashion brands dan publikasi fashion. Semua punya dua kemungkinan yang menyatu.


Plum + Split Milk

Here Design | Project | Plum + Split Milk - KICIKKU

Studio desain Here Design punya kasus bagus bekerja dengan restoran mewah, Plum + Split Milk. Ini termasuk investasi berat antara Client dan sang firma, dari logo hingga integritas antara suasana interior restoran mewahnya, alat di atas meja, hingga perak – peraknya memenuhi identitas grafis ini, juga. Design Here mengambil keseluruhan grafis hingga Billing dan tanggung jawabnya sebagai ilustrasi buah bergaya lukisan tua. Typo identik dominan dengan font Avenir LT Std.


 

karla-coletto-designarmy

Karena Fashion juga ingin mencairkan seluruh warna, kita berangkat ke Washington DC ketemu desain firma Design Army. Bersama proyeknya koleksi baju renang Karla Coletto, Industri Fashion cenderung meminimalisir logo untuk menampakkan koleksi butiknya.

Di sini mewah sudah menampakkan, karena visual dominan, Typography hanya pendukung tetap, dengan pilihan Font sekejap. Aku bisa mengatakan demikian.


Berkonsep mewah bisa terjadi di keluarga Typography manapun, karena desainer pun lemah jika mereka tidak puas dengan konten nya sendiri. Mengingatkan kembali juga antara teks berada di digital dan teks di atas kerta, pandangan indahnya akan berbeda.

serif-kategory-1

Karena pembahasan ini adalah Typography ini sendiri, mencoba setiap bahan sebelum mencoba resepnya. Mereka adalah kategori Serif, familiar dengan Typography untuk brand mewah, biasanya hotel paling senang menggunakannya.

Big Caslon, dari tahun 1994, desainer Matthew Carter, diterbitkan oleh Carter & Cone, ini gaya mudanya dari Serif. Font ini termasuk aset premium.

Didot, dari tahun 1799, desainer Firmin Didot, diterbitkan oleh Mergenthaler Linotype Company, salah satu bapak dari Serif.

IBM Plex Serif, desainer Mike Abbink, diterbitkan oleh IBM, berstatus Open Source untuk budaya digital dan generasi sekarang.

Keluarga Typography sendiri, menarik untuk menjadi riset dan membandingkannya. Masih banyak keluarga Serif lainnya yang tidak ku punya, tapi bernilai mahal. Typography pun sebenarnya mengajarkan kita untuk tidak terlalu kenyang dengan elemen, sehingga bahasa kata – kata dengan visual pun menyatu, sering kali kita berpikir rumusannya hanya konten (Visual + Illustrasi + Photografi) dengan Typography dan satulah mereka.

Bagaimana kita menyatukan keluarga dari Typo berbeda, eskperimen kecil membuat publikasi konten kecil

heading-publikasi-1

Antara judul dan paragraf, aku menggunakan font Didot dan penulisan tanggal dengan font IBM Plex Serif, mengikuti arah desainer sekarang, judul dan paragraf cenderung menggunakan font sama dan ketebalan berbeda dan untuk informasi pendukung atau interaksi klik dan navigasi lainnya menggunakan font yang merendah, seperti kategori Sans.


Kita mengambil contoh dari studio desain King & Partners, visi dan misi mereka spesifik sebagai branding digital dan Ecommerce desain, dan Client mereka banyak dari hotel juga properti mewah. Salah satu proyeknya platform The Mark Hotel

the-mark-hotel
The Mark Hotel
The Mark Hotel
The Mark Hotel

Ada daya menjadi mewah klasik dengan Typo Americana W01, menunjukkan jika ilustrasi tidak berkesan berada di kemewahan hotel, prinsipnya pun Font ini masih hilan tujuan. Karena sang desainer mengambil langkah keseluruhan dari elemen input, tombol hingga navigasi, website ini menjadikan desainer tahu persis bagaimana narasi industri hotel itu berada.

Bahkan jika desainer punya pilihan proyek sama seperti ini, mereka akan iri dengan penguasaan King & Partners.


Popularitas Serif selalu pilihan utama di lingkaran industri Luxury, itu komentar pertama untuk memulai proses desain. Industri Fashion belum tentu mengatakan iya, fashion justru ingin menyembunyikan dirinya, mereka butuh kesan futuristik di atas kertas dengan kesan konvensional di depan publik.

begitu tantangannya?, Typography merasa ingin menguatkan suara ini dan contohnya berasal dari butik tas CÉLINE

celine

CÉLINE dari konglomerat LVMH membuktikan produk adalah keistimewaan yanng mencerminkan nilai tinggi brand, hingga menyingung bahwa logo mereka seperti main – main, dengan garis singgung sederhana minimalis, aku belum bisa mengidentifikasinya?, seperti teman Futura. Sehingga kesan membaca logo pun terasa kuat, bahwa ini brand mewah.

Desainer firma Bureau Borsche juga melakukan hal sama terhadap Balenciaga, logo terbarunya agak menyimpang seperti keluar dari zona nyaman, mentidaksempurnakan diri.


Terima kasih untuk dukungannya sebagai Suite, jurnal pertama ini masih pengenalan terhadap industri grafis dan digital selanjutnya kita akan mengeksploitasi di bidang masing – masing, memulai dari Typography.

Silakan Q&A untuk saling bertukar ide dan akan diterbitkan di Suite selanjutnya.

%d blogger menyukai ini: