Search and Hit Enter

Donut Tak Terhingga, Dunkin Donuts

‘Oh iya jangan lupa isi nomor hape disini, promo masih berlaku’, tambahan selusin donat, dibayar satu selusin donat, dunia sederhana ini bisa kita nikmati, dan akhirnya habis. Ditanya pelayannya lagi, kenapa ga sekalian dua lusin saja?

Tanpa wajah di atas adonan hanya berias tepung gula dan di pinggirannya ada lubang kecil untuk memberimu tanda, ‘oh ini rasa strawberry’, atau siapa yang tidak mau kuning bersinar di dalam, rasa leci bukan saatnya memilih ketika rasa coklat dominan, antara membedakan durian dengan sarikaya, dua – duanya meminjam rasa lokal, durian warna selainya sedikit kuning samar, sarikaya masih ditengah – tengah daripada rasa leci.

Dunkin Donuts termasuk inventaris masuknya zaman modernisasi periklanan Amerika, film – film di akhir abad ke 20-an, kalian tahu, setiap pagi polisi selama patroli membeli kopi dan sekotak donat dulu, di film road, supir truk mampir dulu membawa kotak donat, nuansa klasik.

Sebenarnya Donat termasuk kategori makanan sehari – hari sebelum memulai pekerjaannya di sebagian tempat. Walaupun Dunkin Donuts sudah di jangkauan seluruh dunia, kesannya pun belum tentu teman lawan kopi. Atau, ini makanan yang membuatmu menikmati suasana ramai kota, juga rasa lidah ini paling efektif untuk kolonial industri sudah berjaya.

Meracik emosi orang, produktivitas naik setelah melihat kawanan etos kerja, atau memang kelihatan malas kalau suasananya memang malas. Tidak ada yang sempurna, Dunkin Donuts hanya tempat untuk memulai hari atau mengakhirinya, Donat, kelihatannya sebagai roti berkomersial.

Menulis ini ada rindu memilih berbeda jenis rasa Coklat dan Donat harus identik dengan Coklat, pengalamannya ini rasa kenyang yang cepat lewat saja, bukan Roti Francis dipikir keras sambil mengunyahnya, karena itu resep fantasi untuk mengembalikan ekspresi seharusnya dan proses paling menyenangkan, ketika kamu sedang memilih satu dari sekian enam donat di kotak. Ada tiga rasa kesukaanmu, saudaramu juga punya selera sama, prioritas mana agar donat pertama lebih nyaman dan donat kedua harus lebih memuaskan, jika memang ingin lagi, donat ketiga harus bersyukur apa yang tersedia atau lebih baik berhenti dulu.

Gula tidak akan menyesali bisnis, manusia akan memasang topeng datar selagi mereka menginginkannya.

%d blogger menyukai ini: