Search and Hit Enter

Kestabilan Ekonomi Digital Freelancer; Membahas Internet Trends 2018

Seperti DNA, Freelancer mengambil setiap kesempatan komponen untuk di jadikan jasa di barisan DNA lainnya. Angka setiap tahun Freelancer semakin tinggi, tempat menarik dan menjual jasa juga di mana – mana, ada saatnya kita bicara jangka panjangnya.

Artikel The Atlantic menyadari hal ini, Opini tentang ekonomi Freelancer kena ‘Matthew Effect’, pekerja digital yang semakin baik akan semakin sukses dan yang gagal akan semakin ke bawah. Minta buatkan presentasi PowerPoint saja sama orang sudah bisa menghasilkan $600 per bulan.

Mengkhawatirkannya adalah Freelancer menumpuk membuat profesi berjajar melakukan hal sama, okelah orang yang membutuhkan jasa memang tinggal memilih sekian DNA tersebut plus harga termurah, namun bagaimana dengan Freelancer nya sendiri baru memulai?

Malaysia punya kontribusi positif sebagai ekonomi digital, mentargetkan 340,000 pekerja Freelancing di tahun 2020. Dan mereka punya organisasinya sendiri Malaysia Digital Economy Corporation. Negara berkembang beradaptasi julukan ‘Gig Economy’ ini, perlu diketahui, jika pelanggan lebih memilih Freelancer daripada misal perusahaan agensi yang punya standarisasi sendiri, yang membuat Freelancer di bawah level mereka atau melihatnya non-formal, ini pun harus diakui juga, karena Freelancer sudah menganggap pekerjaan penuh di antara kompetitor lainnya.


Membahas Laporan Kleiner Perkins Internet Trends 2018

kleiner-perkins-interactive-ecommerce
Kleiner Perkins Internet Trends 2018

Kesimpulan yang aku ambil adalah, Ecommerce dan konsumsi Video terus mengekspansi ekosistemnya, popularitasnya tertuju konsumen mobile semakin tinggi, walaupun angka distribusi Smartphone turun menjadi 1 %, dan pengguna internet turun 12%.

Ternyata masih ada orang yang nyerah pakai Internet

Ekosistem Ecommerce membuahkan berbagai perusahaan dengan kunci saling melengkapi sebagai paket bisnisnya, walaupun bapak seperti popularitas Amazon di Amerika, Alibaba di China dan Tokopedia di Indonesia ada anak – beranak memberikan komponen untuk potensi Ecommerce.

Misalnya Shopify, menyediakan jasa toko online untuk pengusaha, PayPal dan Square, sebagai jasa transaksi digital, termasuk Facebook dan Google mengambil manfaat jasa online untuk marketing juga periklanan, berbasis analisa mereka dan pertukaran data.

Mengingat presentasi Mary Meeker, soal pertukaran data privasi sebagai keuntungan profit, mereka harus menerima konsekuensi dari regulasi yang ditetapkan dari berbagai negara. Terutama Facebook dan peran perusahaan Internet mengerti soal ini.

Pandangan konsumen Internet, pilihan pasar sudah di mana – mana, aksesibilitas mencari informasi dan tingkat kepercayaan ingin membeli sesuatu sudah meningkat, sambil YouTube sebagai panduan pembeli, juga tingkat Influencer Instagram juga tinggi menjadi kepercayaan brand.

Pandangan bisnis digital, Karena evolusi digital masih di alur perluasan pasar, terutama Ecommerce. Bisnis generasi baru bertumbuhan mengambil manfaat kecerdasan buatan *Artificial Intelligence dalam segala aspek industri, tapi mengingat juga daya kompetisi sudah ketat di kalangan jasa Ecommerce dan perang konten video, mau tidak mau di beberapa kalangan tinggi atau Enterprise, meracik pengolahan infrastruktur data untuk suatu inovasi, berbasis robotik, manipulasi genetik, blockchain, pelajaran mahal di sini.

Internet Trends Report 2018 – Kleiner Perkins

Baca juga

Amazon sudah mencapai milestone 1 Triliun US Dollar – Bloomberg

Jeff Bezos mungkin tidak mengira dari dulunya membuka toko buku online di garasi rumahnya tahun 1994, kini sudah menjadi pohon untuk startup – startup digital membangun sistem sendiri dari produk Cloud Computing-nya. Amazon termasuk bisnis retail yang terus maju dari aset ketersediaan pasukannya, membuat konten untuk Prime, kini sekarang memanfaatkan Ecommercenya sebagai produk baru periklanannya. Perusahaan seperti Alibaba dari China pasti akan mewakilkan Asia setelah melihat milestone Amazon.


Bisakah Instagram Menyelamatkan Belanja Konvensional? – 1843 Magazine

Brand konsumen sekarang regenerasi retail suasana masa depan, fokus desain furnitur yang membuat pengunjung merasa ingin mengambil foto, walaupun tidak belanja. Ketika itulah, secara otomatis kerumunan Instagram tidak sengaja mempromosikan brand retail mereka, baru – baru ini Supreme membangun toko baru dengan reservasi taman Skate di Brooklyn, yang membuat komunitas sana hanya ingin nongkrong sambil selfie.


‘Overtourism’ mengkhawatirkan Eropa, Seberapa besar teknologi ikut berpartisipasi sejauh ini – NYTimes

Kamu harus mengerti dampak negatif baru ini, kena-nya mulai di Eropa, ‘Overtourism’, di sinilah di mana tiket penerbangan murah, akomodasi murah, perumahan Airbnb sudah mulai membentuk ketidakseimbangan, orang lokal mulai tidak suka dengan keramaian turis. Mempertanyakan inovasi travel sekarang dan pengakuan sosial media, ‘Tujuannya fotografi untuk mengambil momen sosial media lebih penting daripada pengalaman liburan sebenarnya’


Quartz meluncurkan surat kabar langganan berbayar tentang Cryptocurrency – WSJ

Namanya Quartz Private Key, fokus terhadap industri cerita mata uang digital Bitcoin dan Ethereum. Bersaing juga dengan surat kabar Cryptocurrency lainnya, industri ini masih dikatakan masih merintis, jadi media baru seperti Quartz merasa segar meluncurkan produk ini. Pembaca akan dapat dua isu seminggu, selagi Quartz memutuskan alternatif keuntungan selain tergantung Facebook dan Google.


Google Merilis Alat AI Mencegah Pelecehan Seksual Anak – The Verge

Sebelum konten tersebar, Alat AI gratis ini akan mencegah orang berpotensi menyebarkannya, yang sebelumnya pernah teridentifikasi menyalah gunakan konten pelecehan tersebut. Sebagai pembantu moderator mengambil keputusan lebih efektif, alat ini juga masih beradaptasi dengan sistem kerja organisasi pengawasan IWF (Internet Watch Foundation), ‘kecerdasan buatan ini akan membaca deretan material yang sebelumnya tidak dilihat oleh manusia’.


Pertama kalinya membahas kabar Blockchain dan Cryptocurrency

Kepolisian Jepang Merekrut Software Membaca Riwayat Transaksi Crypto – CoinTelegraph

Perusahaan Siber Trend Micro menelusuri malware Bitcoin untuk ATM Crypto sedang terjual bebas dengan harga $25,000, dengan kartu ATM berbasis NFC pancing sehingga bisa menarik transaksi mata uang hingga 6,000 dollar atau euro. Jepang ingin terbuka atas inovasi jangka panjang crypto dengan ketentuan regulasinya, sebagai keseimbangan antara hak perlindungan konsumen dan perkembangan teknologi ini. Modal software ini sekitar $315,000.

Bicara Jepang

Cafe dari Jepang, Shiru Cafe menjual Kopi dengan Data Pribadimu – DigiDay

Yang artinya ‘gratis’, idealisme ‘beli dengan datamu’ sudah daya tarik untuk orang Marketing, namun mengingat ini juga resiko, karena bekas jajahan data dari Facebook masih ada. Ini masih bisa sebuah negosiasi kreatif, menyampaikan secara halus, kopi gratis dengan data-mu, di balik layar Shiru Cafe memiliki sponsor yang mendukung, Microsoft, Nissan juga JPMorgan. Cafe ini sudah buka di Amerika dan India.

Shiru Cafe juga program loyalitas setiap pembelian mendapatkan suatu poin, syarat persetujuan hak untuk membaca kebiasaan transaksimu.


Aku rindu Jurnal Letters of Idea memiliki cover, persembahan gambar akan web ini kelihatan kaya rasa. Kritik, suggesti, perkenalan atau konsultasi professional -> firasraf@kicikku.com

%d blogger menyukai ini: