Search and Hit Enter

Ketika Desainer Belajar iOS Coding lewat Open Source

Belajar kode iOS Programming akan merasa mewah layaknya Apple dan semua orang dari kalangan manapun bisa memulainya, tapi aku lebih suka desainer sebagai kalangan ini belajar membuat iOS App, atas pengalamanku, keistimewaan mereka akan sensitif dengan nilai kualitasnya, visual dan narasi produknya.

Bahasa program Swift, kode yang akan kamu tulis di Xcode, Apple berambisi semua orang bisa menguasainya, seperti Javascript tapi lebih terpadu.

Kontribusi Open Source tidak ada duanya untuk teman penasaran, cara belajar langsung turun ke lapangan.

Favoritku,

Artsy, kumpulan koleksi seni dunia hingga tak bernilai, inspirasi bagus untuk membangun Ecommerce, sebagian kode Obj-C.

Ello, kalau sudah menguasai referensi kode ini, kamu bisa mampu membuat App seperti Instagram.

Kickstarter, Contoh iOS App Crowdfunding dunia, pelajaran bagus untuk perkenalan Reactive Programming.

WordPress, tidak semuanya pakai bahasa Swift, ada resep kode membuat tampilan Dashboard, cocok untuk menggambarkan data, juga referensi bagus menampung input data.

Firefox, rekomendasi referensi untuk membuat Web Browser di app sendiri.

DuckDuckGo, hampir sama dengan Firefox, bedanya lebih sederhana ini.

Signal, aplikasi Chat favorit mencegah pengawasan, boleh ambil resepnya cara memasang passcode setiap buka app, sedang migrasi dari Obj-C ke Swift.

Ku sarankan untuk mengerti proses mereka, mulai dari file AppDelegate, pelajari class yang memulai dari mana, utamakan tampilan View Controller mana yang keluar dulu. Tidak semua proyek menggunakan basis Storyboard, mungkin desainer lebih enak ke Storyboard langsung terjun menggambar Interfacenya.

*Obj-C = Objective-C

%d blogger menyukai ini: