Cara Lengkap Beriklan di Facebook Adverts

Beriklan di Facebook sudah menjadi awal cerita yang bagus untuk menemukan potensi bisnis di dunia sosial media. Kini, apakah kamu sudah siap untuk menjadi bagian cerita tersebut?

Mudah dan Efektif beriklan di Facebook — Kicikku

Aku sedang mencari cara bagaimana mengembangkan tulisan yang sederhana namun efektifias untuk membagikan tutorial ini. Facebook memiliki fitur yang kaya untuk memudahkan bisnis kita.

Karena yang sedang kita bicarakan ini adalah potensi yang tidak perlu ditungguin lagi, apalagi kalau ini berkaitan menuju pintu masuk dunia sosial media bisnis, apalagi penggunannya juga paling banyak di Indonesia. Jadi pembahasan ini harus jelas dengan tujuan yang aku berikan terhadap pemanfaatan iklan Facebook dengan menyusun kerangka jelas, tidak hanya secara tekniknya, namun juga memberikan nilai lebih terhadap dampak positifnya.

Pertama, kamu bisa langsung membawa pemirsa berinteraksi dengan penawaran bisnis kamu, seperti menambah kunjungan ke website dan halaman produk.

Dari Facebook akun pribadi, kamu langsung saja ke tab Kelola Iklan (Harus login terlebih dahulu). Di sini, kamu akan diperlihatkan fitur apa yang bisa digunakan, ada berbagai pilihan yang berada di Marketing Objective setelah kamu menekan ‘Buat Iklan’.


Terdapat tiga pilihan rekomendasi iklan

  1. Kesadaran — Sebelum menggunakan pilihan ini, kamu sebelumnya harus memiliki Facebook Page sebagai identitas brand kamu untuk mengambil tindakan pesan marketing secara bertahap
  2. Pertimbangan — Lebih ke spesifik kepada para pemain bisnis yang sedang menggunakan fitur Facebook lainnya dan memanfaatkannya.
  3. Konversi — Langsung berhubungan dengan penawaran bisnis kamu dan Facebook telah menyusun kategori sesuai modelnya.

Kamu harus tahu, bagaimana mungkin pemirsa mengenal jelas pesan marketing bisnis kamu sesuai dengan minat, lokasi yang tepat dan identitas mereka?, Facebook memberikan kemudahan tersebut, misalnya jika kamu sedang menjalani bisnis lokal dan sasarannya hanya satu kota, Facebook akan memberitahu berapa populasi pengguna Facebook yang aktif. Selain itu, umur mungkin diperhatikan untuk keseleraan penawaran bisnis.


Setelah mendapatkan lokasi yang tepat, saatnya mengikuti minat para pemirsa sesuai yang kamu tawarkan. Usahakan secara spesifik tidak seperti contoh gambar di bawah yang hanya berkategori Bisnis, Desain dan Teknologi. Minatnya bisa saja berkategori umum, namun minat yang dipilih harus secara detail sesuai dengan produk / jasa yang ditawarkan. Jika minatnya desain, itu bisa saja menjadi desain grafis, desain produk atau desain industri.

Setelah itu simpan profil pemirsa tersebut, mungkin akan dipakai kembali untuk pemesanan iklan berikutnya.


Selanjutnya, kita sudah menemukan identitas yang sesuai dengan potensi kita. Sekarang, kita bicara soal anggaran. Berapa investasi iklan Facebook yang akan kamu keluarkan, semakin besar pengeluarannya semakin luas jangkauannya juga. Terus, tetapkan jadwal apakah itu pesan brand kamu hanya mengikuti suatu momen atau berjangka panjang setelah meluncurkan produk baru.


Kini penyesuaian dengan karakteristik iklan. Facebook memiliki peraturan dan kebijakan dan akan menyesuaikannya dengan iklan yang akan diluncurkan, Facebook bisa mendeteksi apakah iklan tersebut telah mengikuti syaratnya atau tidak. Contohnya, banyak tulisan yang terdapat di gambar iklan mungkin tidak direkomendasi oleh Facebook.



Semua tahap sudah kita selesaikan, saatnya melakukan transaksi. Ada berita bagus untuk pengguna Facebook Indonesia, bagi yang tidak memiliki kartu kredit atau debit online. Kamu bisa pakai sistem isi saldo, dengan Bank Transfer.

Akhirnya selesai, iklan bisnis kamu di review terlebih dahulu oleh Facebook selama 1 jam kurang atau lebih dan akan berjalan sesuai dengan jadwalnya. Kamu bisa melihat status dan performanya bagaimana di bagian halaman utama atau dashboard, secara rinci bagaimana pengguna melihat dan berinteraksi dengan penawaran kamu.

Pengalaman tersebut juga akan memberikan strategi marketing ke depan. Barang kali, kamu akan meluncurkan


Kedua, kamu ingin menjaga hubungan konsistensi para pemirsa dengan membuat Facebook Page bisnis terlebih dahulu. [Rekomendasi]


Cara kedua ini bagi kamu yang sudah memiliki Facebook Page dan ingin meningkatkannya, prosesnya hampir sama dengan cara pertama. Akan tetapi, pembawaannya lebih instan. Karena kamu bisa mengetahui bagian mana yang kelihatannya tidak ada perkembangan, sehingga ingin dipacukan hal tersebut.


Facebook sudah menulis ribuan cerita tentang kesuksesan penggunannya terhadap bisnis mereka di Facebook. Dan Selanjutnya, bisnis kamu yang harus jadi bagian cerita tersebut. Kamu bakal menemukan prospek dan tidak akan mengira — gira kalau transformasi bisnis digital benar — benar bisa mengubah cara kamu menjalankannya. Facebook selalu siap untuk menghadirinya.

[Tutorial ini akan diubah secara berkala]

Peran Desain Terhadap Pengembangan Pelayanan Kesehatan

Penerapannya masih minim namun keyakinan inovasinya jelas lebih efektif

Social Care Interaction Moment — Kicikku

Pemikiran desain peka terhadap kesenjangan tidak setara dalam cara berinteraksi sosial, apalagi jika berhubungan dengan pengalaman untuk merasakan inovasi. Jika seorang dokter ternyata menemukan titik masalah bagaimana cara mereka menjalankannya, mereka tidak akan sekedar melayani pasien mereka, namun bagaimana menemukan konsep bersuasana dengan menciptakan rasa peduli sesama lain dalam berjangka panjang, hingga terpikirkan kondisi lingkungan yang mungkin mencegah permasalahan bagaimana pasien juga ikut serta berinteraksi dalam menyikapi daerah sekitarnya. That’s design thinking in long-term social simulated building related with healthcare.

Inilah, aku menunjukkan dua pertanyaan berbeda dan pemikiran yang berbeda pula, anehnya koneksi ini menuju satu tujuan, memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Akan tetapi, kunci penerapannya hanya satu yaitu kehidupan sosial.

What might be design thinking in psychological simulated / Interpersonal relationship for healthcare services ?

Dokter spesialis anak bisa menjadi contoh untuk menjawab pertanyaan ini, dari proses anak dan orang tua nya mengunjungi tempat spesialisnya hingga pulang dengan solusinya. Dari pemahaman proses ini ada tantangan yang harus dijawab oleh dokter anak, ‘Bagaimana sebagai dokter anak bisa menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak — anak tidak kelihatan tegang, jika menghadapi hal yang belum diketahui secara pasti atau rasa takut?’.

Sebagai desainer, pertama kamu harus meletakkan perasaanmu menjadi perasaan anak2 tersebut, dari orang tuanya mengajak anak tersebut untuk pergi ke dokter hingga anak langsung bertemu dengannya, kita bermanipulasi atau berimajinasi terhadap emosinya, walaupun kita tidak tahu secara pasti apakah prediksi ini benar, namun kita setidaknya tahu sesuatu sederhana yang membuat anak — anak merasa nyaman dan juga sederhana. Prinsip desain tidak pernah membolak-balik idenya sendiri, seolah — olah tidak percaya dengan imajinasi mereka, itu juga termasuk menghilangkan prinsip sendiri.


Pertanyaan ini biasanya datang dari masalah, bagaimana seorang dokter bersifat netral terhadap suasana sesuai dengan keahlian profesinya, tanpa menyakitinya dan menyesuaikan goal yang diperbuat. Ketika sedang tegang ataupun putus asa sebagai lawan bicara seperti pasien atau meditasi.

Ini kelihatannya sudah di luar konteks terhadap tantangan desain, namun kesesuaian ini kita fokus terhadap prosesnya antara pengertian kita terhadap pasien dan bagaimana cara komunikasi untuk mendapatkan ketentuan saling mengerti, respek dan empati, dalam arti menciptakan suasana yang baru.

Pengembangan ini juga bisa diterapkan pada suasana cara rumah sakit melayani pasiennya. Konsep gambar di atas mencari celahnya dan menelusuri setiap tindakan dalam sistem kompleksitas pelayanan kesehatan, seperti garis biru menunjukkan proses dalam menyampaikan dan menerima emosi dan untuk garis merah hasil campuran yang didapatkan dari garis biru, untuk menuju titik solusi pasien.

What might be design thinking in building health care technology?


Sesi ini yang lebih populer dalam pengembangan produk medical ataupun teknologinya. Pengembangan teknologi medical dengan cara pemikiran desain, lebih memprioritaskan bagaimana pengguna, pasien, dokter menggunakannya sehingga dapat nilai lebih seperti efektivitas, kesederhanaan dan keuntungan secara berkala. Desain diposisikan dalam proses pengembangan yang menghasilkan kebiasaan baru dalam pemakaiannya.

Bagaimana proses desain menghasilkan kebiasaan baru tersebut dari elemen teknologi?
Kita menargetkan terhadap nilai komersial, dalam arti pelayanan kesehatan jika diperdalam lagi bagaimana pemeran pelayanan kesehatan 
sudah bisa memberikan secara langsung sesuai apa yang mereka ucapkan emosional terhadap pasiennya, analisa yang jelas untuk mengambil keputusan yang jelas hingga kenangan yang diharapkan.

Itulah kenapa, scientific methods atau pengujian secara klinis dan secara pandangan sains terlebih dahulu barang kali akan melenyapkan konsistensi kita terhadap masalah yang mereka hadapi, tidak ada tujuan yang jelas bisa menyebabkan kesalahan fatal. Desainer mampu mempertahankan tahap ini agar rencana yang kita tetapkan, selalu realisasi dengan hal yang mudah terlebih dahulu. Ada proses unik yang biasa digunakan pemikir desain, biasanya disebut fake-prototyping, palsukan terlebih dahulu, dengan ini tujuan pengembangan kita kelihatan bereaksi dan termotivasi untuk mengembangkan kembali ke tahap interaksi-nya.

Ada dua tahap yang aku kembangkan sendiri secara visual dalam pengembangan teknologi medical, yaitu receiving — sending.

Sending –
 Seperti pengembangan umum lainnya, medical tech harus bisa beradaptasi dengan kondisi badan yang dibacanya dan mengubahnya menjadi struktur data dari bagian kerja sensor tersebut. Tahap ini bisa menghilangkan tujuan pengembangan dari prinsip proses desain, jika tidak mampu mengambil berbagai pengorbangan investasi (waktu, uang dan sdm).

– Receiving
Setelah mendapatkan struktur data, medical tech harus bisa memberikan refleksi kepada penggunanya, agar mereka pun bisa memberikan respon sesuai keadaan yang didapatkan. Refleksi dan respon menjadi catatan untuk mengembangkan tahap ini, desainer harus bisa menciptakan emosi terencana antara proses.

Bagaimana kita memanfaatkan inovasi data sebagai pengembangan layanan kesehatan?
Ada yang interesting dalam proses Sending — Receiving, kita sedang memanfaatkan pengolahan data di sini. Inovasi data mampu mengembangkan berbagai aspek proses pelayanan kesehatan, seperti kepribadian, kebiasaan dan analisa yang memprediksi koordinasi apa yang harus dilakukan pasien selanjutnya.

Namun, cara pengaruh dari dampak pemanfaatan teknologi ini juga bisa menjadi hal yang mengganti profesi peran pelayanan ini, salah satunya isu ide terhadap aplikasi / platform mampu beradaptasi untuk menggantikan profesi dokter, dengan sekedar pemanfaatan data dan elemen kecerdasan buatan. Ide ini kelihatan mengancam, namun transformasi teknologi tidak bisa diprediksi bagaimana penyampaiannya.

Tentu, inovasi dari teknologi haruslah bersifat netral dalam interaksi manusia, sehingga lengkap mencakupi semua kategori perubahan sosial dan manfaat yang didapatkan dari kedua belah pihak.

Desainer walaupun pengembangannya sudah bisa menangkap reaksi emosi luar dari pasien, akan tetapi sebagai desainer juga menambahkan, kunci ‘pengertian’ salah satunya yang akan mengindikasikan reaksi emosi dalam dari pasien dari kepedulian seorang dokter secara manipulatif, dalam arti mengesampingkan untuk selalu berpikir positif sebagai pasien dan keluarga, untuk tidak terus khawatir, hampir sama dengan pertanyaan pertama tadi, namun ini untuk diletakkan terhadap teknologi. Karena hanya teknologi-lah yang paling kelihatan fungsionalnya dalam menciptakan inovasi.


Sekarang, Pemahaman terhadap proses pelayanan kesehatan sangatlah kompleks, pembahasanku pun masih bertujuan umum, hingga para desainer inovatif menelusuri rasa ingin tahu bagaimana cara mendapatkan pengalaman ataupun suasana baru. Karena desainer tidak sekedar memanfaatkan visual, namun pemahaman simulasi dalam suatu budaya, aktivitas ataupun proses dengan menerapkan ide daya kreativitas agar menjadi suatu sistem baru. Tujuan yang didapatkan biasanya kesederhanaan, efektivitas dan ‘saling pengertian’ tadi.

Sekarang pertanyaan lainnya, bagaimana desainer bisa menarik perhatian atau mengambil tindakan inovatif untuk menarik pengembangan rumah sakit dan sistem pelayanan kesehatan lainnya, bahkan sebagai inspirasi baru untuk dunia desain dan model bisnis firma yang melahirkan potensi baru. Dominasi dunia teknologi, kita sebagai pengembang inovasi, tidak hanya desainer punya memiliki pemikiran desain atau visual, akan tetapi peran yang berkaitan dengan men-integrasikan pemikiran desain terhadap semua profesi. Desainer hanya mencakupi elemen dasar tempat, waktu dan subjek / objek, mengaitkan satu sama lain hingga menemukan tujuan yang jelas.

Peran pelayanan kesehatan inilah yang dinamakan imajinasi berkekuatan kesadaran terhadap dunia sekitar, ditambah dengan perasaan empati, jika memiliki ruangan untuk berinovasi.

Bagaimana Membangun Kepercayaan Brand dalam Digital Marketing?


Sederhana penyampaiannya, namun kuncinya adalah penerapannya.


Karena ini pertama kalinya aku membahas digital marketing di kicikku.com, aku akan terlebih dahulu memberikan suatu fondasi yang selalu diperhatikan pada penerapannya. Ini juga sudah cukup bisa beradaptasi dengan perkembangan platform marketing yang terus berkembang pesat, hingga kita bisa menyesuaikannya.

Ketiga prinsip ini harus berlaku di berbagai platform digital marketing,

  1. Consistency / Konsistensi

Pengguna akan lebih cepat melupakan identitas brand-nya karena mereka memperhatikannya hanya sekejap mata, bagaimana brand bisa beradaptasi terhadap hal itu, jika tidak pandai mengambil waktu tepat dan secara berkala. Untuk itu, konsistensi adalah mempertahankan hubungan brand kita dengan audiences-nya.

Konsistensi juga berlaku bagaimana kamu menyampaikan pesan terhadap audiences, mereka akan mengerti apa yang sedang dipersembahkan oleh brand kamu.

2. Openable / Terbuka

Bagaimana kepemilikan brand bisa mengerti apa yang sebenarnya audiences butuhkan sesuai dengan bisnis mereka?, Kenal lebih dekat dengan mendengarkan suara mereka. Fitur seperti like, comment dan share di sosial media adalah perangkat brand untuk memperlihatkan perhatiannya terhadap audiences. Kini berinovasi lebih efektif, jika kita terbuka dengan masalahnya dan menemukan titik kunci solusi tersebut. That’s why you need very openable for this to figure voices matter.

3. Influences & Catchy

Kualitas juga diperhitungkan di digital marketing, ini biasanya disebut sebagai prosess first-impression. Kini pengguna internet pandai memperhitungkan kualitas sebelum melakukan interaksi.

Influences artinya bagaimana pesan brand bisa mengajak para audiences untuk berpatisipasi ataupun berinteraksi.

Catchy memperlihatkan bagaimana menariknya pesan ataupun konten, di sini relatifnya para audience memperlihatkan kualitas juga menjadi hal sensitif untuk para digital marketers sebagai tantangan untuk bisa menyesuaikan kompetisi pasar, yang setiap hari selalu berbeda topiknya.

Creativity on Time by Machine Learning

Either good news or bad, machine learning would define his own critical thinking.

black / white garden abstract — Kicikku

When it comes to the emotions of art, we never see the visibility between problems and solution. Because creativity is brought by the passions and the reflection of expression. If technology wanna take this participation, it should be just a piece of tools. Never mind, idea is connected mind, we wanna explore more through experimental for their fundamentals. Just thinking a white canvas, where we can fill various elements in limitation inspirations. Computing wanna do that, can show their around for probability and fill the ideas in that canvas. Ya, it’s possible, Google did that with their first song creation by algorithm arrangement.

Time is the property of business’s events. Looks nature in his actions, grabs a moments and constants in every decisions. Then intersection between creativity and time thought is full of argument. Creativity never looks a perfection while we try to be it and time just feel his conditions after an action of creativity takes his moments for rendering in his ideas. One exceptions between time and creativity, it never judges whether it’s true or not. Full of relativity in the emerging markets, we see technological way always achieve in his true momentary when solutions are just the goals, time doesn’t be care in his process, but his providing the influences can impact in our time. Growth of Artificial Intelligence fields take many capabilities of categorized business, even expressions of words and arts. Our nature feeling in expressing arts with time is showing the emotions how developed every single creation process which would be predictor of the next imaginations, sometimes we match a color blue with red, or black and white. These are mostly influences of around. The next participations of A.I. in the culture’s expression like fashion, music, arts and many more would be the next digital inspirations in our mind. Basically, i have seen many people see another’s works in web before do his creation, internet just changed how we thinks differently. What could it be metadata of time in data’s property in technical issues?, when it collects probability of ideas.

I’ve imagined the disruptor of fashion business. There are many possibilities concept here when integrate with machine learning. Because, algorithm is full powered to give predictions of pattern or matches color. It might be dangerous when people face how would they think for the future. Let’s say one machine can make a dress in just 30 seconds normally. From machine predicts what should color match between one to another and context of pattern in many ways, even it can consider by profiling what customer’s style in their conditions. 3D Printing become new prospect in this idea, especially form dimension which sometimes can make it glorious.

Now machine learning is the study of predicting what they collect in their execution. If machine can adapt the inspirations, the question might be technical matter, it’s not ‘how do we discover the creativity?’, it’s ‘how do we calculate the creativity?’. It’s following the formula, like depends on popularity, then time and date in metadata or profiling the inspirations. Let’s say, there’re form fashion printing machine, his simple process just have two steps. First, it collects every street style pictures in the web for one season and we configure the quantities how many do we wants to print the dress. Finished, creations is made with various concepts in machine’s originality, however the results might wouldn’t be expected empirically and needs a long time for commercialized, this machine would have to the new interactions, the sense of style needs relativity views. Behind the process of collecting street style pics, artificial intelligence still need to learn the culture’s experience.

Back to form fashion printing machine imagination, it takes every possibilities of elements, from every color codes, then basics of shape, smart of curve and rule of patterns. Then, it creates how data get their inspirations within around, without feeling hesitation in his inner conditions. Now, algorithm can crafts his pola. About detail piece, machine confidently sure what they give in positions, but fashion is full of relativity and never be constant form. Sometimes, our dress can describe how confident we are, gorgeous sensation and his own moments in around us. Can machine build any kind of this capability?, when it become constant elements, your ways in seeing art can’t appreciate the openable mind in every critique, this form machine is still untouchable in emotions of art, but it just can make it what business is seeing the potentials.

It’s game changing, but expected to see the instant results and how can machine get feedback?, Neither does have to be called ambient intelligence, integrity, smart and responsive, or it looks so confidence while we’re worrying what machine blamed in our mind. How can we critique them, when effective way does dominated our thinking, there’re little voices to rising probably and culture is manipulated by this growth. This is the power of technology which brings most the simplicity and it can’t see the answers between true and false.

Abstraction of computing era grown up for designing a new perspective how it faces an idea of own-imagination within a sense of around. Could we see through of freedom expression?. One piece of button in some tools might make everything in his intelligence for the future. Actually, it doesn’t yet response feedback to innovation. It’s the new layer of reclaiming expression.

This is what we called the new normal expression. Data are just activities context in the transporter between virtual and reality. We’re make sure this system never feel in touch negotiating inspiration for making ideas. Too deep, Could data think in differently about an idea?. Too much appreciated what technologist bring us the new changing take every nature interactions aspect of human.


Thanks for enjoying this.

Significant Growth of Emerging Data: Discovering The New Normal

This is how we get the playable of connected-market, business collaboration or digital experience. Taking the requirements of platform in data interactions, what can we define the manageable to realise the wildly of this innovation.



The next generation of digital has came long. Business’s perspectives are more likeable in the circulation of connected innovation. Because of data, we’re precisely in the living to have much better results when impact must be affected. Can we have to reform the platform matter when data is featured more than just a report?

Data is given in the elements of influences to show, manage and control it. And, we’re focusing right now in the instant way and the new productive experience. Is this wrong for the building infrastructure, we just to be constant what data gives in various conditions. The making of process are connected ideas or open innovation to integrated everything.

Now, there’re more field in this emerging study, big data. It’s very sensitive for big companies integrate with big data. They’re not have a business plan in technology section, however exploration of business process can show their solution by task of business intelligence, related in the high management whose need deep analytics of their process. Let’s say, Enterprise-driven manufacturing. A kind of system that simplify in the affects of business’s components activities.

Enterprise-building is built in many layers and every layers are invested in risk zone. Making the own of ecosystem by digital native for the ways of collaborate, listen and reflects or response are the designing experience in the uniqueness of emerging innovation data.

One of the components in this process are data. Now, the questions is appeared for those data can interact with another components. Another thing like human resources as exemplary, what can it be when data related with human resources?.

Some answers popular with Internet of things. Still continued on driven-manufacturing. Taking approached in the data-driven development isn’t surprisingly new thing. There’re emotionally between us and the sense of contents and some influences our mind, like self-destructive in future of jobs.


When we have realised all of this, this would like to be nature in every connected business. Still invisible for reclaiming in every feedback to solve something non-technical. Innovation of data never show between simplicity or complexity, even effective or not. But, there’re process which too be relative in one purpose. That’s why, big data is really hard to connected in simplified things. Indirectly, we’re looking for the new normal or new habit for collaborate with our emotions and feeling and achievement in the golden era in this advanced growth, however it’s not ever yet of solution for them, at least it can be the neediness of their platform to be the side of solution.

I’m going to split it up to balance the consequences. There’re uncontrollable methods between get an impact and results of business. Data could make an history in the effective hint for the next decisions, this could be analytics methods. Otherwise, data just bring the role of responsive in depends of conditions. In this dotted line which connected those two things between history contexts and the readable of conditions, there must be an explanation for making a new line in their achievement. This work honestly too much imaginative idea for the future. Whatever it’s big-term or not, Innovation of data mostly in digital experience is more likely taking the big decisions for the neediness of target role. So, there’re explanation why critical thinkers need to be more advanced for their challenge, even smarter with consequences after data take a playing some jobs.

Can we have to put the controllable management in innovation data? or just openable mind what customer interact in around of business. Back to the basic, how the world thinking about their future?, catch to reform the culture?, unacceptable the new influences?. The power of data wanna answer those, even they just a space of context.


Bringing innovation data just described in the living ecosystem where human resources develop in their the neediness. Somewhere, the magnificent this management of everywhere in this emerging innovation could bring the nations of self. Just follow the passionate plan of surveillance issues, the nature of data is brought by indication of international issues and where data could bring the solutions for many aspect, that’s why our trustable are adapted by the glue of sensitivity in technology when the secret plan is executed by them and looking for it.

Now, the inner playing of business are going well in architecting of data. Every firm in this field precisely innovate more deeply in those strategy. Sometimes, it’s not touching yet with reality, until they might made a own potentials for which it can be sure your platform still need more approaching solution, I thought about the reasons for the commandment in our behaviour with digital experience, it’s never give us forceable of the realisation when it comes critique of our strategy. Then, we just get respective in the answers by interactions data with the time intimidate us.

So, my personal is looking for a balance way. Not, innovative way which can be hilarious for getting an impact. Computing in information shows the wildly of significant growth and not even care about filtering what kind of priority without interconnected of platform. Emerging big data focuses on planning the new habit of IT management and now move beyond through an experience which gives an associate of some decisions.

I’m not speculative for the building of effective process. However, this kind of innovation by data are in deep creativity for everything related in our activities. Because, it fills the information and can change around. Media Art study is the new generation between technology and aesthetic of art and data is something need to require for move the emotions, draw a shape algorithmically and experience self graphics. It has got the reality in art. Now, digital transformation and data are also prepared for press world issues. Our financial system become less speciality after connected data bring the simplify in this system and looks like to hide the real challenge to influences by instant way.

Data have the indication in time which control our performance and inspect the activities. Never mind, it’s have good impact or not. However, those time could indicate our pressure in productivity or tasks for the next execution. I wasn’t sensitive in the sense of data by contents or their profiling. It might just full of coincidence or the readable situations. Because of that, time could arrange the unexpected moments and tells it in a story by our connected mind. I’m trying to simulate this culture between platform and our emotions. Critiques in technology business is less discovered when their culture never treat the realisation of innovation, we have just feel a reality firstly after time leaves our intentions from what should the new strategy they have built.

Do we really response the competitiveness of emerging markets, do we really need to follow the moments where people need the most from your attention. Time could be the bringing depends on the relativity of business field which sometimes ignore our principal when data isn’t comparable with our multitasking in their adaptation with time. We can study the moments of past and predict for the future personally. As approaching in the every field because technology business loves the challenge, from the filling of information until have an emotion. Then, are the responsive designed to be simplified is the action of true?, by become everywhere in mobility and always updated by compressible distribution data for our performances. This is why, business can be called networked things.


As approaching in the every field because technology loves the challenge, where’re the conclusion or the deep in our strategy for at least building something together. ‘this is where technology matter and data can be controlled for everything in every what we do’. Data isn’t just fill the information right now, it’s like your family now where there’re might drama around us.

Produktifitas Tanpa Kolaboratif


Tujuan untuk memahami, menyederhanakan dan membuatnya instan adalah sisi positif dari inovasi. Mengambil langkah yang tidak biasa, lain dari pendapat orang lain dan investasi yang tidak diperkirakan adalah sisi resiko adalah inovasi.


Kehidupan yang sudah melebihi dari cukup kini mengambil langkah uniknya. Begitulah bagaimana kita sedang menghadapi dunia teknologi sekarang.

Kondisi saat ini, termasuk topik utamanya adalah internet. Pekerjaan cara menikmati dunia bisnis sangat integrasi ketat dengan dunia data. Pandanganku hanyalah teknologi, namun topik ini sudah mengikuti aliran dunia bisnis lebih dari apapun, integrasi ketat yang memungkinkan cerita masa depan kita nanti. Orang berpikiran sekarang, beberapa pekerjaan akan digantikan oleh mereka. Teknologi yang sudah mencakupi semua, kita hanya memikirkan bagaimana membuat suatu inovasi untuk melaksanakan eksekusi pekerjaan kita. Seperti artikel yang aku tulis di ‘Modelling Revenue in API business’, semua kategori bisnis mampu memanfaatkan permainan Data dengan integrasi bisnis mereka. Entah itu, secara fisik ataupun digital.

Kita sedang mengalami itu semua dan akan mempengaruhi cara mengambil tindakan sebelum eksekusi bisnis itu dimulai. Misalnya pengembangan data, dari kita menampilkan di dashboard atau mengambil sumber dari mana, terus membuatnya pintar dari analisanya hingga hitungan atau bisa mengambil tindakan sendiri, menyadari ada manfaat yang dibuat kesimpulan oleh hitungan data kita dan akhirnya berperasaan empati. Dengan ini jelas, bahwa inovasi sekarang integrasi kuat terhadap apa yang harus kita realisasikan terhadap proses pengerjaannya. Sekian dari balik layar data. Inilah yang menyebabkan kenapa data bisa meminimalisir manajemen bisnis yang mungkin lebih efektif dari tenaga kerja manusia.

World Economic Forum banyak membahas dampak terhadap masa depan pekerjaan dan termasuk mengakui inovasi dari teknologi benar — benar memberi partisipasi terbesar. Rapor mereka juga menyebutkan bagaimana pengalaman yang didapatkan dari dampak teknologi, salah satunya fleksibilitas pekerjaan dan efisiensinya. Mereka juga memprediksi tahun 2020, semua akan beradaptasi dengan hal — hal otomatis dan bisa saja dikendalikan oleh robot. Mobile adalah teknologi yang memberikan dampak terbesar. Menurut aku, kesimpulan ini memberikan bahwa cara pikir kita harus digali lebih dalam, kita tidak hanya mengonsumsi hal inovatif-nya, kita bakal berkomunikasi atau lebih mengutamakan kolaborasi dengan permainan data.


Aku berprasangka baik terhadap transformasi ini, pekerjaan yang tidak seharusnya dilakukan, telah diambil alih oleh inovasi. Sekarang tugas kita hanyalah menjalankan, memikirkan resikonya dan ke depannya, cara integrasinya dan rencana ke depan. Tidak semuanya mendapatkan berita bahagia, semakin tinggi angka pengangguran bisa jadi dampak dari ini. Bahkan dunia Fashion pun berpikir untuk memiliki produksi secara instan tanpa memikirkan nilai seninya dengan keadaan trending sekarang, dengan pemanfaatan teknologi sekarang bisa terealisasikan, semua tercampur aduk hingga menjadi hasil secara otomatis dikendalikan oleh Data.

Kita sedang terlalu memikirkan proses, karena kompetisi terlalu cepat, orang mungkin merasa akan cepat melupakan yang telah tiada untuk mengambil langkah baru. Ini koneksi yang terlalu besar untuk di diskusikan, karena banyak bisnis menyuruh data untuk mempelajari apa yang diiingkan para pelanggan sehingga mereka bisa berintegrasikan dengan mudah. Peran manusia di sini hanya sebagai membuat keputusan dan membangun efisiensi dari lingkunan proses bisnisnya.

Penyederhanaan yang kita rencanakan adalah berkaitan dengan pekerjaan. Contohnya, internet sedang mempromosikan suatu pekerjaan baru, disebut #digitalnomad. Orang — orang ini (termasuk aku.) hanya mengandalkan produk digital sebagai fondasi mereka dalam bekerja, kebanyakan mereka sudah keliling dunia untuk berburu harta karun dan bertemu orang — orang baru, mereka membantu perusahaan atau orang — orang yang sedang mengatur bisnis mereka atau mengerjakan proyek tersendiri (Freelancer).

Namun pertanyaan besarnya, mereka adalah individualisme, karena data dari digital produk sudah menjadi kolaborasi mereka. Siapa yang mengatur finansial mereka?, siapa yang menjaga hubungan denan klien?, siapa yang mengurus website-nya?. Jawabannya hanyalah ‘data’. Dunia bisnis sekarang termasuk startup termasuk dalam produktifitas tersebut. Pengembang membuat platform untuk para pengembang lainnya, Pemain bisnis membuat produk untuk pemain bisnis lainnya atas kerja mereka. Hasilnya adalah instan dan hemat waktu.

Setidaknya, data hanya membantu pekerjaan kita dalam kondisi apapun. Bukan, mengganti pekerjaan kita. Jika iya, siap — siap menghadapi perjalanan era globalisasi.

Sekarang, aku tidak mau menanyakan langkah selanjutnya. Namun, apakah kita benar — benar akan beradaptasi dengan hal itu. Kebanyakan Startup hanya menempatkan data sebagai rumus rencana bisnis mereka dengan kegemaran para penemu dan memberikan jasa yang secara otomatis bisa mencapai tujuan kita. Walaupun manusia memang membutuhkannya.

What’s Next For *-*-*-*-*-*-*?

Full of mystery in these questions and predictable answers for the future.


Perception for better experience, just the journey of your adventure for finishing every risk levels, in new approach of solution for your services and products. That’s why, competitive market brings us for building probability of prospect or making an potential, not seeing an potential with our creativity.





Terpengaruhi oleh Transformasi?


Ada permulaan cerita, peran baik, buruk, sukses, gagal, skenario dan akhir cerita.


Bukankah begitu cara kita menghadapi era globalisasi. Di tambah dengan dunia digital, terlalu sempit imajinasi kita untuk menangkap sesuatu. Keadaan yang mungkin membalikkan arah solusi, walaupun luasnya lautan informasi sudah mudah didapatkan. Bukankah itu yang menyebabkan kita takut terhadap transformasi?

Kita benar — benar sudah merasakan bagaimana dunia teknologi sekarang di pertengahan abad ke-21. Setiap tahunnya, menunggu apa langkah selanjutnya dari sebuah inovasi. Mungkin awal dari abad 21 atau akhir abad 20 masih menjadi imajinasi kita untuk menangani masalah di sekitar kita. Sekarang pertanyannya, apakah cerita ini masih berlanjut?

Sekilas tentang cara menemukan ide dalam inovasi, bagaimana prosesnya?. Mulai dari hal — hal kecil di sekitar kita atau passion yang sedang kita nikmati, apakah ada titik yang menyebabkan masalah, mulai dari tidak efektif, tidak membawa pengaruh besar atau menganggu sekitar dan memanipulasi hal tersebut higga menjadi solusi. Sangat sederhana pembawannya hingga menjadi topik bisnis dari kesuksesan ide tersebut.

Kenapa permasalahan transformasi ini baru muncul?

Oke untuk dari inovasi internet lambat menjadi internet cepat, itu transformasi yang tidak bermasalah, . Inovasi sudah lebih dari sekedar cukup dan karena itu banyak orang menyadari kenapa permasalahan transformasi ini baru muncul?, teknologi yang akan menggantikan pekerjaan kita?, kini ilmu mudah didapatkan dari internet sehingga banyak orang genius di luar sana tanpa berpendidikan formal atau semua kini serba instan. Menjelaskan definisi internet sudah sangat luas, apalagi teknologi sendiri. Teknologi terbentuk karena simulasi pikiran kita, misal jika sedang berjalan lambat, apa yang harus kita dapatkan agar menjadi cepat dan itu sudah menjadi pengalaman yang harus diterapkan, karena sebagai manusia kadang tidak merasa puas di sekitarnya.

Jika teknologi adalah bagian kehidupan kita, kenapa kita harus merasa terjepit dengan ‘disruption’ atau era baru dari transformasi.

Jelas ini adalah pemikiran orang bisnis dan mereka bukan pemain sejati, sehingga tidak peduli dengan linkungan sumber daya pekerja mereka, berpikir lebih dengankeluar dari zona nyaman mungkin sudah bukan menjadi prioritas. Itulah kenapa, perusahaan teknologi sekarang semuanya hampir memiliki prinsip yang sama, saling berlomba untuk menjadi yang tercanggih, bukan memprioritaskan pelanggannya.

Aku ingin lebih dalam menyikapinya dan kembali ke pertanyaan atau beberapa dasar. Apakah teknologi kita benar — benar sudah mencukupi aktifitas kita?, sekarang zaman kita bukan lagi tahap belajar dengan teknologi, ini sudah bagian kehidupan kita. Salah satu inovasi yang benar — benar mengubah kehidupan kita adalah komputer, bermula dari menghitung matematika, sekarang menjadi pelengkap segala hal dan meminimalisir menjadi alat komunikasi atau jam pintar. Jadi, tidak ada yang original di sini dan itu pun juga tergantung dengan passion kita. Dengan ini bisa menjelaskan kenapa transformasi itu ada, dorongan di mana inovasi kini menjadi lebih unik. Mungkin unik belum cukup menjelaskannya, tapi unik menjadikannya tidak biasa dan pengalaman baru.

Secara tidak sadar, ini sudah menganggap sebagai transformasi dan pemain lain akan mengikuti langkah keunikan kamu. Pemain lain adalah orang — orang yang benar — benar terpengaruhi oleh transformasi kamu. Kenapa?

Orang yang berbisnis teknologi hanya sekedar berbisnis akan kurang sensitif dengan keadaan dunia bisnis sekarang. Mereka tidak hanya menambahkan hal inovatif, tapi mungkin kreatifitas. Kreatifitas bakal melihatkan jati diri dari perusahaan dan mendapatkan prinsip mereka secara mudah. Pengaruh dari transformasi pihak lain akan kebal lapisannya, karena kita bakal mengembangkan prinsip kita dengan membuat transformasi tersendiri.

Jadi solusinya bukanlah sebuah solusi, namun keyakinan.

Basic of Business

Emotions, Motivations, Knowledge and Inspirations is the tools of business. Place, time and human is the interactions of business and money is the living of business. Now, how’re we writing the story of business?



Modelling Revenue in API Business


We really realise benefits by the living of data, business players could make an station or airport of data where data would work their mission. That’s why, Possibility of every field of business can make their own platform or API business.


It’s not for technological or internet business at all. After, we have became native in digital experience. It’s kind of side-product in sharing economy to each other, making bridge of content’s owner to platform maker and users. API (Application Programming Interface) expects business strategy doesn’t build for their just purpose in products or service, but build an empathy of caring people.




API owners just find the probability in the scaling of different aspects, like regions, startup zone or local developers. Whether, it could make a new personalised platform from every API-hunter or benefits system for third-party.

API isn’t about building of empathy (share or care), but responsible in collaboration of contents, users . When, it’s time to get intersection in your products, this step which brings how you’re modelling your revenue. There are various methods to embeds it. Distracted of promotions or forced to buy products. Because, impressions in your API contents. Where business strategy are made by data, automation in the platform do their executions, analytics see your potentials.

It might enjoy your moments how business plan is played by multiple target’s user of API experience.



You’ll get the transformation and competitors wouldn’t get leads ahead in market and digital can adapt from the new environment of data.

non-tech companies whose have many data that can surrounds their potential, they might not introduced in technological experience, but a lot of data could bring the next identity to innovate beyond capabilities of digital products.